Kuliner

Olahan Telurala Timur Tengah

Ahad, 5 March 2017 01:32 WIB Penulis: (Her/M-4)

MI/SUSANTO

ANDA penyuka hidangan telur tapi bosan dengan olahan yang begitu-begitu saja? Bagaimana kalau Anda mencoba membuat shakshuka, makanan ala Timur
Tengah yang biasanya disajikan sebagai menu sarapan. Menu itu yang diajarkan Chef Marinka dalam acara Alfamidi bertajuk ‘Fun & Healthy Cooking’
di halaman FX Sudirman, Jakarta, Minggu (12/2). Meski kebanyakan ibu-ibu yang menjadi peserta lomba masak itu belum pernah mencicipi shakshuka, mereka tampak tidak kesulitan mengikuti panduan resepnya. Pada intinya, shakshukaitu serupa telur ceplok yang berenang dalam saus tomat,
makanya ada banyak tomat yang digunakan.

Semua dimulai dengan tumisan aneka bawang dalam olive oil. Mulai dari bawang bombay, bawang merah, sampai bawang putih. Barulah masuk pasta tomat, potongan paprika tiga warna, sekaleng tomato puree chunky, dan sekaleng tomato puree halus. Ketika sudah dibumbui, dalam kondisi panas-panas, telur dipecahkan dan dimasukkan isinya ke saus tomat itu. Biar tidak tercampur satu sama lain, akan lebih baik bila dibuat lubang-lubang sebelumnya, untuk setiap telur. Nantinya, telur matang dalam rebusan bumbu tomat yang mendidih tersebut. Sebagian orang lebih suka bila memasaknya telur setengah matang saja. Sebagai pelengkap, feta cheese dan daun cilantro dibubuhi di atasnya.

Nah dalam semua proses memasak itu, baik Chef Marinka maupun peserta, menggunakan perangkat masak serupa panci yang berbahan kaca, dengan motif bunga-bunga di pinggirannya. Meski tampak seperti wadah untuk menyajikan makanan, ternyata itu alat memasak yang justru punya daya tahan tinggi. Tak hanya bisa dipakai langsung di atas kompor, dia juga bisa dimasukkan ke kulkas maupun microwave. GM Marketing Alfamidi Rini Hestrinalia menjelaskan itulah perangkat masak terbaru yang ditawarkan Alfamidi sejak 16 Januari 2017, yakni Brighton Vitro Fireproof Cookware. Produk buatan Prancis itu terbuat dari kaca tahan panas, bahan alami, dan mencegah bakteri berkembang biak di permukaannya.

“Bisa dimasak langsung di atas kompor, lalu kalau ada sisa makanan bisa langsung dimasukkan ke dalam kulkas, nah besoknya untuk menghangatkan bisa langsung masuk microwave,” ujar Rini soal keunggulan produk tersebut. Ketika dipakai untuk memasak shakshuka, semua bumbunya tampak termasak tanpa lengket di perangkat berbahan kaca. Chef Marinka mengaku Vitro membuat panas merata sehingga makanan bisa termasak sempurna dengan waktu lebih cepat. Di sisi lain, chef yang memiliki restoran dengan konsep makanan sehat itu menyukai bahan kaca yang digunakan Vitro, alih-alih bahan antilengket. Baginya, bahan tersebut lebih menjamin kesehatan. Sebagai catatan, perangkat masak antilengket diyakini bisa meningkatkan faktor risiko kanker.

“Alat masak antilengket kalau tergores, maka bahannya akan ikut termakan dan masuk dalam tubuh. Ibaratnya kalau ada barang metal masuk dalam tubuh kan kita gak tau nantinya jadi apa itu di dalam nanti, kalau ini enggak mungkin, antara pecah atau utuh,” cetusnya. Di Indonesia, perangkat masak asal Prancis multifungsi yang dibuat dengan teknologi tinggi itu secara eksklusif hanya bisa didapatkan di Alfamidi. Menurut GM Marketing Alfamidi, pihaknya menyediakan berbagai tawaran harga promo untuk pembelian Brighton Vitro Cookware bagi pelanggan yang mengumpulkan stiker. (Her/M-4)

Komentar