KICK ANDY

Kenali Potensi Diri

Sabtu, 4 March 2017 00:30 WIB Penulis: Imania Kamila

Endah Laras---MI/ROMMY PUJIANTO

DENGAN penuh semangat, Endah Sri Murwani atau yang akrab disapa Endah Laras menyanyikan Ayo Ngguyu di atas panggung Kick Andy. Penyanyi keroncong serbabisa itu selalu tampil ceria dalam setiap aksi panggungnya.

Kecintaan akan musik keroncong perempuan kelahiran Sukoharjo, 3 Agustus 1976, itu muncul dengan cara yang unik. Bakatnya justru ditemukan secara kebetulan oleh sopir truk pada 1995.

Kala itu Endah yang tinggal di Jakarta sejak SD memutuskan pulang ke Surakarta, Jawa Tengah.

Endah pindah ke Jakarta karena ikut ayahnya, Sri Joko Raharjo, yang menikah lagi dengan perempuan asal Amerika.

Putri sulung tiga bersaudara itu kembali ke tanah kelahirannya karena ayahnya berpisah dengan istrinya.

Saat pindahan, tak sengaja sopir truk yang sedang membantu mengangkuti barang-barang di rumahnya mendengarkan Endah yang sedang bernyanyi di kamar mandi.

Dari situlah Endah mendapat tawaran menyanyi keroncong pertama kalinya.

"Sebenarnya saya itu sejak kecil diajari kedua orangtua saya kesenian tradisi Jawa seperti sinden dan karawitan, tapi ya karena si bapak sopir tadi punya hajat dan iringannya musik keroncong, saya harus membawakan lagu keroncong. Padahal, saat itu saya belum bisa. Ketika diundang, satu-satunya lagu yang saya bisa cuma Yen ing Tawang Ono Lintang (dipopulerkan Waljinah). Nah dari situ saya mulai jatuh cinta sama keroncong," ujar Endah.

Setelah penampilan itu, Endah mendapatkan tawaran bergabung dengan orkes keroncong Purnama Karya.

Awalnya Endah menegaskan dirinya bukanlah seorang penyanyi, melainkan Pak Amri Pimpinan orkes keroncong Purnama karya tetap memberikan tawaran nyanyi pada Endah.

Potensi

Kehadiran Endah di Kick Andy ialah yang kelima kalinya. Tidak semata karena musik yang dihadirkannya menghibur atau komunikasinya baik dengan penonton, menurut Andy F Noya, kelebihan Endah sejalan dengan semangat Kick Andy.

Semangat tersebut ialah bagaimana seseorang menemukan potensi dalam diri dan kemudian berhasil mengembangkannya.

"Terkadang kita enggak tahu apa potensi diri kita. Bahkan ada orang yang sejak lahir sampai meninggal enggak tahu potensi dalam dirinya dan enggak bisa mengembangkannya," ungkap Andy.

"Mbak Endah ialah salah satu contoh yang menemukan potensinya dan mengembangkannya hingga berhasil, dan yang membuat saya senang ialah pilihan musiknya karena musik keroncong. Meski keroncong asalnya dari Portugis, keroncong sudah menjadi bagian dari kebudayaan Indonesia. Namun, berapa banyak anak muda mau mempertahankan musik keroncong ini. Di tengah-tengah arus musik asing yang masuk ke negeri ini, Mbak Endah ialah aset," ungkap Andy. (M-4)

Komentar