Jendela Buku

Sisi-Sisi tidak Terduga Sang Godfather Bisnis Tiongkok

Sabtu, 25 February 2017 05:41 WIB Penulis: Zuq/M-2

SIAPA tak kenal Jack Ma. Ia pendiri dan CEO perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok. Jack Ma dikenal sebagai sosok yang cerdas dan penuh talenta. Di tangannya, omset Alibaba diperkirakan lebih besar daripada penghasilan gabungan dua perusahaan Amerika, e-Bay dan Amazon.com.

Karena ketokohannya, Jack Ma sering didatangi orang dan diminta menandatangani buku tentang dirinya. Dia merasa tak enak karena dia belum melihat buku yang disodorkan dan tidak tahu apa isi buku itu.

Kisah ini berawal ketika suatu hari Chen Wei, sahabat sekaligus asistennya, mengirimi sebuah draf naskah tentang dirinya. Jack Ma terkejut Chen Wei sanggup mengingat kejadian-kejadian dan detail-detail yang terjadi bertahun-tahun lalu dengan begitu jelas. Itulah yang digambarkan secara jujur dan jenaka dalam buku ini. Penulis menyaksikan sendiri transformasi Jack Ma dari seorang guru bahasa Inggris sederhana menjadi salah satu sosok pria paling berpengaruh di dunia.
Namun, siapa yang menyangka jika salah satu orang terkaya di dunia itu juga suka usil, menggemari novel-novel silat, dan kerap kali berkhayal menjadi pendekar. Nama-nama ruangan di dalam gedung Alibaba bahkan dinamai dengan nama-nama layaknya di perguruan Taichi.

Buku ini tidak akan memuat teori-teori bisnis yang menjemukan. Namun lebih dari itu, inspirasi dan sisi lain tentang Jack Ma. (Zuq/M-2)

Komentar