Otomotif

Renault Menatap 2017 dengan Optimistis

Kamis, 23 February 2017 09:14 WIB Penulis: Iqbal Musyaffa

MI/M Iqbal

PT Auto Euro Indonesia, agen pemegang merek Renault di Indonesia, mulai mempertegas eksistensi mereka di pasar otomotif Tamah Air untuk tahun ini.

Presiden Direktur PT Indomobil Sukses International (grup Indomobil) yang merupakan perusahaan induk Renault Indonesia, Jusak Kertowidjojo, mengatakan Renault menatap tahun ini dengan optimisme. Untuk itu, di tahun ini pihaknya mulai aktif di pasar otomotif Indonesia. Salah satunya dengan memperbanyak model.

“Setelah dua tahun terakhir ekonomi dan pasar otomotif mengalami perlambatan, kami melihat ada indikasi-indikasi pertumbuhan ekonomi yang positif sejak Desember akhir 2016 lalu dan memasuki 2017 ini,” kata Jusak saat meresmikan showroom mobil Renault di Supermall Karawaci, Senin (20/2).

Eksistensi itu dilakukan Renault, lanjut Jusak, dengan memperbanyak model kendaraan. Setelah sebelumnya Renault hanya menawarkan SUV 4x4 Duster, kini mereka menghadirkan dua model baru, yakni city car Kwid seharga Rp117,7 juta dan SUV lima penumpang New Koleos, yang ditawarkan dalam dua varian berbanderol Rp460 juta dan Rp495 juta. Mobil-mobil tersebut diperkenalkan sejak Oktober 2016, tapi baru tiba di tangan pelanggan sejak Januari lalu.

Selain itu, lanjutnya, untuk diterima masyarakat Indonesia, pihaknya juga menawarkan mobil-mobil dengan harga yang terjangkau. “Daya beli masyarakat Eropa dan Indonesia kan beda. Makanya kami memasukkan kendaraan yang terjangkau untuk masyarakat Indonesia,” ujar Jusak.

Pada bagian lain, Marketing Communication Renault Indonesia, Ario Soerjo, menegaskan untuk tahun ini pihaknya menargetkan penjualan menembus angka empat digit. Target itu dicanangkan melalui tiga model kendaraan yang dipasarkan. Untuk tahun lalu, melalui model Duster telah terjual 134 unit.

Dari tiga model itu, lanjut Ario, Kwid, yang dipasarkan dengan harga paling terjangkau, akan menjadi tulang punggung penjualan di tahun ini. Untuk awal tahun ini, Kwid dan Koleos telah terjual 32 unit.

“Karena keterlambatan shipment, serah terima kendaraan gelombang pertama baru dilakukan Januari ini,” ungkap Ario. Ia menambahkan pihaknya juga telah menerima pemesanan dari pelanggan dengan perkiraan pengiriman April-Mei 2017.

Selain ketiga model tersebut, Renault juga melayani pelanggan yang tertarik untuk mendapatkan model-model lain seperti Captur, Clio, dan Megane. “Memang kalau bicara harga tidak kompetitif, tetapi kalau ada konsumen yang memesan, kami terima,” pungkas Ario.

Peresmian showroom
Eksistensi Renault juga ditunjukkan melalui peresmian showroom mobil di Mal Supermal Karawaci. Showroom itu bekerja sama dengan PT Autobacs Indomobil Indonesia, anak perusahaan grup Indomobil di sektor aksesori roda empat.

Peresmian showroom itu, diakui Jusak, juga merupakan salah satu strategi Renault agar eksis di pasar otomotif Indonesia.

Konsep jualan mobil bersamaan dengan aksesori mobil itu diharapkan bisa menarik lebih banyak pengunjung. ”Konsep ini menarik dengan adanya kombinasi ruang pamer mobil dan aksesori sehingga tidak membosankan pengunjung,” ujarnya.

Lokasi Gerai Autobacs-Renault berada di lantai dasar Supermall Karawaci dengan nuansa otomotif berkonsep butik bertema Automotive lifestyle center di lahan seluas 259 meter persegi. Gerai bersama ini merupakan yang pertama dan diharapkan akan dibuka gerai serupa untuk memasarkan produk Renault dan Autobacs secara bersamaan di kemudian hari.

Kehadiran gerai Autobacs untuk memenuhi kebutuhan akan aksesori mobil berkualitas dari Jepang sekaligus juga menghadirkan automotive lifestyle center yang bernuansa butik. (S-1)

Komentar