Otomotif

Persiapkan SDM Andal melalui Beasiswa

Kamis, 23 February 2017 09:13 WIB Penulis:

DOK. MERCEDES-BENZ

DALAM upaya mempersiapkan sumber daya manusia yang memiliki keterampilan terbaik di bidang teknik dan nonteknik, Mercedes-Benz kembali memberi kesempatan bagi para lulusan dan yang sedang menempuh pendidikan terakhir SMK teknik atau SMA untuk bergabung dalam program beasiswa Automotive Mechatronic Training Program. Mereka yang ikut program tersebut ialah mereka yang berusia maksimum 22 tahun dengan nilai minimal rata-rata rapor 8 di semester akhir.

“Melalui program ini kami mempersiapkan sumber daya manusia yang memiliki keterampilan terbaik di bidang teknik maupun nonteknik sehingga dapat memenuhi standar persyaratan yang telah ditentukan dari Mercedes-Benz Regional sebelum akhirnya ditempatkan di berbagai bengkel resmi Mercedes-Benz di seluruh Indonesia,” ujar Ferdiyan Eka Surya, Deputy Director After Sales Passeng­er Cars Mercedes-Benz Indonesia dalam siaran pers, Senin (20/2).

Automotive Mechatronic Training Prog­ram merupakan program magang selama 3 tahun yang pertama kali dilakukan perusahaan otomotif di Indonesia. Setiap tahunnya sebanyak 20 siswa lulusan terbaik SMU dan SMK di seluruh Indonesia yang telah memenuhi berbagai kriteria akan menerima kompetensi memadai dalam bidang otomotif dan mendapatkan kesempatan kerja yang luas.

Program yang diluncurkan sejak 1978 itu saat ini telah meluluskan 800 teknisi andal.Kegiatan pelatihan terdiri dari teori dan praktik yang dilaksanakanmelalui praktik kerja lapangan (PKL) di bengkel resmi Mercedes-Benz Cars dengan rasio 80% praktik dan 20% teori.

Kompetisi keahlian
Upaya untuk menciptakan SDM yang andal juga dilakukan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN). Mereka meluncurkan program terbaru, yaitu Manufacturing Skill Interchange Festival (Masif). Masif merupakan kegiatan kompetisi keahlian keterampilan di antara perusahaan pemasok.

Program itu bertujuan mendorong semangat bersaing dan membangun budaya pengembangan sumber daya manusia (SDM) pada perusahaan pemasok agar terbentuknya SDM berkualitas terbaik dengan standar global.

“Melalui Masif ini, kami berupaya untuk lebih memperluas cakupan kegiatan pengembangan SDM ke rantai bisnis Toyota,” ujar Wakil Presiden Direktur TMMIN Warih Andang Tjahjono melalui rilisnya, Selasa (21/2). (Ria/S-1)

Komentar