Pesona

Tidak Ada Tabu untuk Pengantin Hitam

Ahad, 19 February 2017 13:37 WIB Penulis: Bintang Krisanti

MI/ARYA MANGGALA

Fetty Rusli menunjukkan warna hitam sah saja untuk gaun pengantin.

GAUN-GAUN pengantin yang sangat romantis sekaligus bersentuhan seksi telah jadi kekuatan Fetty Rusli. Namun, dalam koleksi yang dipamerkan di acara Infinite Wedding Moment di Dua Mutiara Ballroom, Hotel JW Marriott, Jakarta, Jumat (3/2), ada nuansa misterius yang kuat.

Nuansa itu muncul lewat pilihan warna hitam yang hadir melalui bordir ataupun secara keseluruhan dalam gaunnya. Contohnya gaun bersiluet princess dengan warna dasar nude bertabur payet di bagian paha ke bawah. Sementara itu, di bagian dada, bordir hitam hadir membentuk rangkaian daun dan bunga. Kesan misterius makin lengkap dengan cape bulu berwarna hitam.

Pada gaun lain yang bersiluet mullet dengan ekor panjang, warna hitam tampil menyeluruh. Warna itu pula yang dipilih sebagai jubah berbahan transparan dan berpotongan lonceng di bagian lengan.

"Meski sering digunakan untuk gaun malam dan koktail, warna hitam saat ini bukan menjadi hal yang tabu untuk hari pernikahan. Warna itu memiliki kesan glamor. Untuk menghilangkan kesan berduka, saya memadu-padankannya dengan kombinasi warna gold dan silver," tuturnya kepada Media Indonesia.

Pada koleksi bertema Retromantic itu, Fetty memasukkan gaya 1980-an. "Selain tahun kelahiran saya, era 1980-an mengingatkan saya bagaimana fesyen pada masa itu sungguh memukau dan beragam", tambahnya.

Dalam busana-busana lainnya, kesan retro memang tertangkap kuat lewat potongan off shoulder yang makin dipercantik dengan aplikasi bulu. Ada pula gaya cropped top yang memperlihatkan keseksian torso.

Modifikasi Gaun Lady Diana

Pada malam, dalam 34 busana yang dipamerkan, Fetty juga menyuguhkan gaun malam dan koktail. Sebagai penutup peragaan, desainer kelahiran Palembang itu menghadirkan dari gaun yang terinspirasi dari gaun pernikahan Diana Frances Mountbatten-Windsor atau yang lebih dikenal dengan Lady Diana.

Gaun milik mantan putri Inggris terebut memang terkenal pada masanya karena panjang buntut dan penutup kepala yang mencapai 7,5 m. Dalam versi Fetty, gaun itu memiliki panjang buntut hingga 4 m dan penutup kepala 5 m.

Kesan menerawang yang muncul dari bahan brokat Prancis membuat tampilan gaun tersebut lebih modern. Pada kerurung, Fettu menambahkan lagi sematan mutiara yang menjadikan tampilan makin mewah.

Koleksi Fetty sebenarnya sudah terlebih dulu dipamerkan di ajang J Winter Fashion Show 2017 pada akhir Januari lalu di Paris, Prancis. Fetty memiliki kesempatan menjadi desainer pembuka pada acara tersebut.

Soal keikutsertaan di ajang bergengsi itu, Fetty mengaku awalnya tidak percaya ketika ada tawaran datang dari pihak penyelenggara.
Ia curiga tawaran tersebut hanyalah usaha penipuan. Baru setelah penyelenggara menghubungi berulang kali barulah Fetty percaya.
Di sana Fetty mendapatkan pengalaman baru untuk melakukan peragaan busana di dalam kapal yang melaju di ikon Kota Paris, Sungai Seine. Run way sepanjang 100 m menjadi debut pertama Fetty di luar negeri. Selain Fetty, ada beberapa desainer kenamaan dari belahan dunia lain seperti New York, Eropa, Filipina, dan Malaysia. (M-1)

Komentar