Kuliner

Makan Dimsum Sepuasnya

Ahad, 19 February 2017 01:15 WIB Penulis: Hera Khaerani

MI/M Irfan

DALAM jepitan sumpit, sepotong dimsum ceker ayam sudah menggugah selera. Meski dari bagian kaki, dipilih yang gemuk hingga ada cukup dagingnya untuk dinikmati.

Chef Tri Haryono yang mengepalai Restoran Shanghai Storm di Hotel Alila, Pecenongan, menemani kami Kamis (9/2) siang itu. Menurut pengakuannya, kaki ayam termasuk menu favoritnya juga. Bukan hanya soal rasanya, melainkan juga karena tantangan saat memasaknya. Di antara semua varian dimsum, kaki ayam adalah yang paling pertama dipelajarinya.

"Paling lama ini membuatnya," ungkapnya. Dari mentah hingga matang dan siap disajikan, ternyata dimsum ceker ayam diproses sampai tiga hari lamanya. Ada proses perebusan, penggorengan, rebus ulang, masuk freezer, rebus ulang, dan seterusnya. Pengolahan panjang itulah yang membuat daging di kaki ayam bisa terasa empuk bahkan mudah dilepas dari tulangnya. Jadi makanan yang saat dinikmati memakan waktu singkat saja itu ternyata butuh waktu dan kesabaran ekstra saat dibuat. Memang ada teknologi presto yang bisa membuat makanan lebih cepat matang dan empuk, tetapi Chef Tri menghindari penggunaannya.

"Jangan pakai presto, nanti justru terlalu lepas dan rusak," kata dia. Jenis dimsum lainnya yang menjadi favoritnya ialah steamed bean curd skin. Saat ditanyai alasannya, dia menjawab sambil terkekeh, "Karena paling mahal ha ha." Dimsum berbahan dasar kulit tahu itu tergolong mahal bahan dasarnya. Setiap lembar kulit tahu rata-rata diimpor langsung dari Hong Kong. Di dalamnya berisi aneka sayuran seperti sawi putih, wortel, dan daun coriander. Hidangan yang terasa ringan itu dilengkapi dengan saus tiram. Nah kalau penyuka dimsum, ada baiknya mencoba paket dimsum all you can eat di Shanghai Storm Hotel Alila, Pecenongan, Jakarta. Dengan Rp138 ribu saja, Anda bisa menikmati dimsum sepuasnya, ditambah dengan pilihan teh isi ulang yang disajikan gratis. Karena minat yang tinggi, promo yang tadinya hanya berlaku sampai Maret ini diperpanjang sampai akhir tahun. Batas waktu untuk menikmati dimsum all you can eat promo setiap hari mulai pukul 11.00-14.00 WIB.

Banyak pilihan

Selain enam jenis dimsum kukus, Chef juga menyiapkan dimsum goreng. Di deretan kukusannya ada chicken siew mai, hakau, chicken feet, prawn with tofu, chasiew pao, dan steamed bean curd skin. Semua dimsum yang asin bisa dinikmati dengan saos dimsum khas Alila, bubuk cabai, atau kecap asin. Untuk dimsum yang digorengnya, pilihannya chicken and shrimp wonton, bean curd spring rolls, vegetable spring rolls, pan fried kwotie.

Ada pula pilihan dim sum yang isiannya manis, yakni egg custard pao dan sesame balls. Lalu meski promonya adalah paket makan dimsum sepuasnya, ternyata ada pilihan mi dan bubur juga. Pilihan mi yang dapat dinikmati sebagai selingan dimsum adalah rice noodle soup with chicken. Pilihan buburnya ada enam, yakni ayam, sapi, seafood, ikan asin, dan century egg. Menariknya, meski berkonsep makan sepuasnya, dimsum tidak disajikan dalam bentuk prasmanan. Ketika pelanggan datang, mereka akan diberi kertas berisi daftar pilihan dimsum yang tersedia untuk disajikan secara berkala. Andai masih ingin menambah, bisa pesan lagi tanpa perlu membayar ekstra.

"Seringnya pelanggan datang langsung mencatat tiga keranjang untuk tiap jenis dimsum," ujar Chef Tri. Bagi para pecinta dimsum, menikmati promo makan sepuasnya macam ini tentu menjadi pilihan yang menarik. Bila dibandingkan memesan dimsum secara ala carte yang setiap keranjangnya biasa dihargai Rp25 ribu-Rp30 ribu, tentu paket promo ini jauh lebih murah bila Anda memang kuat makan banyak. Tertarik mencoba?

Bisa lakukan reservasi lebih dulu atau langsung datang ke restorannya. Hal paling menyenangkan dari Shanghai Storm ialah meski menjadi bagian dari Hotel Alila, pintu masuknya sejajar dengan jalan raya dan bisa diakses tanpa harus masuk ke hotel terlebih dulu. (M-4)

Komentar