Polkam dan HAM

Bawaslu: Persoalan Daftar Pemilih Harus Jadi Fokus KPU

Jum'at, 17 February 2017 17:53 WIB Penulis: Putri Anisa Yuliani

MI/Ramdani

KOMISIONER Bawaslu RI, Nelson Simanjuntak menegaskan masalah daftar pemilih tetap (DPT) maupun DPT tambahan (DPTb) harus menjadi perhatian KPU RI dan KPU DKI untuk menghadapi putaran kedua Pilkada DKI.

Pasalnya dari banyaknya laporan dan hasil pemantauan panitia pengawas pemilu (Panwaslu), Nelson melihat permasalahan didominasi oleh warga yang tidak dapat memilih karena tidak terdaftar di DPT, juga tak bisa memilih menggunakan KTP-E dan surat keterangan pengganti (suket).

"Banyak keluhan soal DPT dan penggunaan KTP elektronik serta Surat Keterangan Dukcapil yang tidak terlaksana dengan baik," kata Nelson kepada Media Indonesia, Jumat (17/2).

Selain itu, Bawaslu pusat sampai saat ini masih terus mendata dan mengkaji keluhan serta laporan yang masuk terkait penyelenggaraan Pilkada Serentak 15 Februari lalu.

Pihaknya pun belum menentukan sanksi serta rekomendasi apa yang akan dikeluarkan terkait dugaan pelanggaran di beberapa daerah.

"Semua laporan dan keluhan masih dikaji. Bawaslu belum memutuskan keputusan apa yang harus diambil terkait dugaan pelanggaran yang ada," tukasnya.

Nelson mengimbau warga yang merasa dirugikan atau menyaksikan kejanggalan selama proses Pilkada khususnya pemungutan suara bisa segera melapor ke Bawaslu setempat.

"Masyarakat yang memiliki keluhan atau menyaksikan pelanggaran silahkan melapor ke panwas kota maupun kabupaten untuk didata dan dikaji," tuturnya. (X-12)

Komentar