Polkam dan HAM

Bupati Tanggamus Siap Beberkan Aliran Suap ke DPRD

Jum'at, 17 February 2017 17:35 WIB Penulis: Cahya Mulyana

Bupati Tanggamus, Bambang Kurniawan---ANTARA/Hafidz Mubarak A

BUPATI Tanggamus, Bambang Kurniawan, menyatakan bakal membongkar aliran uang suap kepada sejumlah anggota DPRD Tanggamus pada persidangan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Lampung. Politikus PDI Perjuangan itu siap merinci legislator yang menerima pelicin Rp30 juta per orang terkait pengesahan APBD Tanggamus 2016.

"Iya, saya siap (membuka anggota DPRD Tanggamus yang terima uang)," tegas Bambang seusai menandatangani pelimpahan berkas ke tahap penuntutan di gedung KPK, Jakarta, Jumat (17/2).

Menurutnya, tahap pembuktian yang akan digelar dua pekan ke depan di Pengadilan Tipikor Tanggamus itu akan menjadi tempat membeberkan semua pihak terlibat.

"Iya, waktu itu pernah saya sebutkan ada tujuh sampai 8 orang anggota DPRD yang terima sekitar Rp 30 juta (setiap orangnya)," kata dia.

Ia beralasan pemberian uang itu disebabkan adanya permintaan anggota DPRD Tanggamus sebagai syarat pembahasan APBD Tanggamus 2016.

"Saya memberikan uang kepada anggota dewan karena mereka meminta. Yang minta saja sekitar delapan orang. Ada Pahlawan Usman, Nur Sahbana, Hailina, Kurniawan, Tahzan, Herlan, kemudian Irwandi," sebutnya.

Bambang sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap pengesahan APBD Kabupaten Tanggamus tahun anggaran 2016. Ia diduga memberikan uang kepada sejumlah anggota DPRD Tanggamus seusai pengesahan APBD 2016 itu pada Desember 2015 lalu.

Sebaliknya, hingga kini belum ada anggota DPRD Tanggamus yang jadi pasien KPK.

Menurut Juru Bicara KPK Febri Diansyah KPK sudah merampungkan berkas penyidikan Bambang. Hari ini, pihaknya melimpahkan berkas ke tahap penuntutan dan rencananya persidangan digelar di Lampung.

"Terhadap tersangka BK (Bambang Kurniawan) hari ini dilakukan pelimpahan tahanp II dan akan dipindahkan penahanan ke Lampung untuk kebutuhan persidangan di Lampung," tutupnya. (X-12)

Komentar