Pesona

Menerjemahkan Ketangguhan

Ahad, 5 February 2017 03:15 WIB Penulis: Siti Retno Wulandari

MI/RAMDANI

JUMPSUIT atau terusan celana warna merah dengan cut out serta ilusi kemben bergaris menjadi salah satu busana menarik dari koleksi terbaru brand Ardistia New York. Koleksi itu dipamerkan di hari pertama gelaran Indonesia Fashion Week (IFW) 2017 di Jakarta, Rabu (1/2).

Jumpsuit itu bukan hanya menampilkan sisi sporty sebagaimana umumnya busana terusan, melainkan juga kesan elegan dan powerful dengan detail kerah ala blazer. Paduan kesan itu merupakan terjemahan sang desainer Ardistia Dwiasri akan karakter ketangguhan perempuan masa kini.

"Perempuan tangguh identik dengan perempuan bergaya hidup sehat, dari mulai aktivitas olahraga hingga konsumsi makanan. Saya menghadirkan nuansa segar dengan menggambungkan tiga elemen sekaligus, art, sport, dan vintage," tutur Ardistia kepada Media Indonesia, Kamis (2/2).

Pada busana-busana lainnya, paduan elemen art dan sport dimunculkannya dengan motif print kotak-kotak serta garis potong asimetris dan struktural. Sementara itu, elemen vintage dihadirkan dengan motif bunga dan warna biru kobalt.

Artikel busananya sendiri sangat bervariasi, tidak hanya jumpsuit. Ardistia mengeluarkan busana-busana luaran outer seperti jaket parka yang cocok digunakan untuk acara kumpul sehabis kerja ataupun pergi ke pusat kebugaran. Parka tersebut apik dipadankan dengan gaun bermotif bunga dan tepi bawah gaun diberi aksen garis-garis.

Ardistia menjelaskan menggunakan material neoprene atau lebih dikenal sebagai scuba untuk outer. Material itu dipilih karena mendukung kesan sporty sekaligus feminin. Selain itu, ia memadukan dengan bahan satin hingga strech crepe untuk menciptakan kesan mewah.

Tidak hanya Ardistia, Yosep Sinudarsono juga menampilkan koleksi yang menerjemahkan ketangguhan perempuan. Sisi feminin muncul lewat palet warna romantis, seperti putih dan merah muda serta motif bunga.

Sementara itu, kesan tangguh hadir lewat paduan warna hitam, kerah melingkar, dan cut out pada beberapa bagian busana.
"Ini sebagai gambaran perempuan modern yang mobile, aktif, tangguh, tetapi tetap ada unsur femininnya. Materialnya saya pakai scuba, organdi silk, sementara untuk ornamen menggunakan lace dan leather imitasi," kata Yosep.

Tetap muda

Koleksi menarik lain datang dari Mety Choa dengan menghadirkan busana yang memancarkan pesona muda serta membangun kepercayaan diri. Warna hitam dan putih dipilih Mety, seperti pada padanan celana putih dan kemben yang dilengkapi dengan jaket berpotongan boxy dengan aksen bulu. Feminin sekaligus kasual menjadi panduan Mety.

Selain ketiga desainer, Hartono Gan menampilkan karya yang salah satunya memadukan unsur metalik dengan polkadot, sedangkan Rika Mulle dengan permainan corak biru dan garis potong asimetris, juga koleksi Marga Alam yang khas dengan kebaya. (M-3)

Komentar