Pesona

Dari dan untuk JEPANG

Ahad, 29 January 2017 03:00 WIB Penulis: SURYANI WANDARI PUTRI wanda@mediaindonesia.com

DOK SAKURA COLLECTION

GARIS kimono terlihat jelas di busana itu. Namun, potongannya lebih longgar dan tertutup daripada umumnya. Ada pula yang dipadankan dengan kerudung. Itulah sebagian busana yang diperagakan dalam Japan Fashion Event 12-15 Januari di Empirica, SCBD, Jakarta. Sesuai dengan namanya, brand-brand yang mengusung koleksi berasal dari ‘Negeri Sakura’. Potongan busana yang lebih longgar serta penggunaan penutup kepala atau kerudung membuktikan asimilasi fesyen muslim yang mulai diadopsi brand - brand Jepang. Mereka tidak lagi semata menonjolkan fesyen Jepang yang terkenal eksentrik, modern, sekaligus playful.

Selain Saiga, brand Sayori, Watasi Japan, dan Plantica menyertakan kerudung dalam koleksi mereka tetapi dalam tampilan yang lebih santai. Totalnya ada 21 brand asal ‘Negeri Sakura’ ambil bagian. Daiki Kasugahara, President Director Japan External Trade Organization (Jetro) Jakarta, dalam konferensi pers yang digelar di Empirica, SCBD, Jakarta, Kamis (12/1), menjelaskan event tersebut digelar untuk menciptakan kesempatan dagang bagi kedua negara.

Di samping brand yang mencoba menarik minat kalangan muslim Indonesia, Jetro membawa brandbrand yang tetap kental dengan garis busana Jepang, di antaranya Sato Special Made IDW, Seiji INOUE, IMARI, Denimcloset, Esperanza, Rocco, Act Girls, Ayumi Mitsukani, dan Lucy Pop. Brand Imari tidak menampilkan kerudung, melainkan aouter dengan capuchon. Ia menggabungkan konsep kabuki, hanabi, kimono wabisabi, ukiyo-e, dan matsuri dalam budaya Jepang. Sementara itu, Lucy Pop menampilkan koleksi khas mereka, yakni seragam sekolah Jepang yang identik dengan rok mini lipit. Futoshi Kamiyama, CEO Hibiki Inc yang membawahkan brand Lucy Pop, mengungkapkan di Jepang terdapat anggapan bahwa semakin pendek rok pemakainya akan terlihat semakin imut.

Desainer muda
Di tempat berbeda, Aeon Mall, BSD City, Tangerang, deaainer muda Tanah Air menampilkan koleksi bernuansa Jepang. Dalam ajang bertajuk Sakura Collection itu mereka tidak hanya mengangkat keindahan alam negeri Sakura, tetapi juga bermain dengan teknik cut out, aksen tali, hingga potongan asimetris yang memang sering muncul dalam fesyen Jepang. Beberapa koleksi menarik ialah milik Alycia dan Marsha Cicilia. Alycia menampilkan koleksi feminin dan modern dengan potongan kimono. Beberapa busananya ialah atasan gantung berkerah kimono yang dipadankan dengan rok pensil. Keindahan alam ‘Negeri Sakura’ dimunculkan lewat gambar-gambar gunung dan bunga.

Masha Cicilia juga menggunakan siluet kimono tetapi dalam potongan tegas ala blazer. Ia menambahkan lilitan tali di pinggang untuk menampilkan aksen obi. Kolekinya dibuat dalam warna hitam dan putih serta dengan sedikit aksen merah. Kokeksi Alycia terpilih sebagai juara dua Sakura Collection Awards 2016, sedangkan juara 1 diraih Septi Wityastara yang menampilkan koleksi berkesan edgy dengan teknik cut out. Sebagai juara 1, ia berhak mewakili Indonesia di Sakura Collection Yokohama pada Maret 2017. (M-3)

Komentar