Lingkungan

Wiranto: Harus Ada Anggaran Khusus Cegah Kebakaran Hutan

Senin, 23 January 2017 13:15 WIB Penulis: Nur Aivanni

ANTARA

MENTERI Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto meminta agar Menteri Keuangan dan Kepala Bappenas untuk mengalokasikan anggaran khusus untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan pada 2017.

Pasalnya, kata dia, berdasarkan pengalaman pada 2016, belum adanya anggaran khusus yang secara tegas dapat digunakan untuk pencegahan dan pengadaan sarana-prasarana yang memadai membuat penanganan kebakaran hutan dan lahan kerap terhambat.

"Pengalaman tahun lalu masih ditemukan beberapa kendala, termasuk belum adanya anggaran khusus untuk pencegahan dan pengadaan sarana prasarana," terang Wiranto dalam rapat koordinasi nasional pengendalian kebakaran hutan dan lahan 2017 di Istana Negara, Jakarta, Senin (23/1).

Kendala lainnya, sambung Wiranto, ada hambatan penggunaan APBD oleh pemda untuk menggerakkan satgas dan instansi daerah lantaran Permendagri 21/2011 tentang pedoman pengelolaan keuangan daerah. Dalam peraturan itu, penggunaan dana tersebut hanya boleh digunakan saat tanggap darurat saja.

Untuk itu, ia meminta Menteri Dalam Negeri untuk merevisi permendagri tersebut. Dengan begitu, pemda dapat menggunakan anggaran sejak tahapan pencegahan, bukan hanya saat tanggap darurat.

Di sisi lain, Wiranto mengatakan masyarakat masih belum bisa menggunakan teknologi pengelolaan lahan tanpa membakar karena membutuhkan biaya tinggi. Sejumlah petugas juga masih mengalami penolakan dari masyarakat yang lebih mengutamakan kepentingan mereka.

Pada kesempatan tersebut, Wiranto menyampaikan berdasarkan prediksi BMKG, tahun ini diperkirakan akan lebih kering ketimbang 2016. "Untuk itu perlu peningkatan upaya pencegahan secara dini dengan mengaktifkan posko di semua lini baik pusat maupun daerah," tegasnya. (X-12)

Komentar