KICK ANDY

Berawal dari Pendidikan

Sabtu, 21 January 2017 01:49 WIB Penulis:

MI/SUMARYANTO

GOTONG royong merupakan tradisi Indonesia.

Di era modern, tradisi itu masih tetap bisa dipertahankan dengan cara yang disesuaikan, seperti menggunakan media sosial.

Peluang dan manfaat itu yang digunakan kakak adik, Sabrina Bensawan dan Elena Bensawan.

Keduanya mendirikan organisasi sosial bernama Saab Shares.

Melalui organisasi itu, Sabrina dan Elena menggalang dana secara daring.

Dana yang dikumpulkan untuk membantu masyarakat di Tanah Air yang membutuhkan bantuan.

Dana yang dikumpulkan Saab Shares digunakan untuk memberikan bantuan biaya pendidikan atau beasiswa kepada siswa-siswi yang tidak mampu, menyelenggarakan pengobatan gratis di daerah marginal, dan memberikan dukungan kepada anak-anak penderita penyakit berat.

Seiring berjalannya waktu, Saab Shares juga mendirikan rumah belajar di permukiman kumuh.

Tidak sebatas pelajaran formal layaknya di sekolah umum, mereka juga memberikan pendidikan moral kepada anak-anak di daerah tersebut.

Pasalnya, pendidikan adalah awal mula seseorang untuk dapat memilih kehidupan yang baik atau buruk.

Dengan pendidikan, setiap orang juga sudah memiliki modal awal untuk menjalani kehidupan.

Kedua remaja itu tidak hanya fokus untuk membantu anak-anak.

Para ibu juga diberikan pelatihan keterampilan secara berkala.

Seperti membuat kue, memayet, dan memasang aksesori di atas batik.

Tidak hanya diberi pelatihan, mereka juga diajarkan bagaimana cara memasarkan produk.

Hasil penjualan itu mampu meningkatkan penghasilan keluarga dan taraf hidup mereka.

Bagi Sabrina dan Elena, membantu orang lain merupakan suatu kewajiban bagi siapa saja. Dalam tolong menolong tidak melihat suku, ras, atau agama.

Dengan membantu sesama, hidup setiap orang tentu menjadi lebih bermakna. (Rio/M-4)

Komentar