Sela

Kurang Tidur dan Risiko Diabetes

Rabu, 11 November 2015 00:00 WIB Penulis: Xinhua/Hym/X-5

MI/DUTA

PENELITIAN terbaru oleh tim Universitas Colorado, AS,
mengungkapkan bahwa kurang tidur dapat meningkatkan risiko diabetes
karena mengurangi sensitivitas tubuh terhadap regulasi kadar gula darah
yang diproses insulin.

Dalam studi tersebut, tim menganalisis 16 pria dan
perempuan saat berusia 20-an. Tes darah kemudian menunjukkan mereka yang
tidur hanya 5 jam per malam memiliki penurunan sensitivitas terhadap
insulin, yang dapat memicu risiko terkena diabetes.

Sebaliknya, ketika responden tidur 9 jam semalam,
sensitivitas insulin kembali ke tingkat normal. Namun, itu masih belum
cukup untuk mengembalikan sensitivitas insulin intravena ke tingkat
dasar.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Current
Biology itu juga mengaitkan masalah tidur tidak cukup dengan berbagai
penyakit seperti obesitas, sindrom metabolis, gangguan mood, gangguan
kognitif, dan kecelakaan.

Komentar