Megapolitan

Ibu Amir Tolak Tawaran Menteri Perhubungan

Kamis, 12 January 2017 13:35 WIB Penulis: Ilham Wibowo

Dok. MI

IBU kandung Amirullah Adityas Putra, Siti Aminah, mengaku sangat kecewa dengan pihak Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Cilincing, Jakarta Utara. Ia menganggap STIP tidak bisa mengawasi anak didiknya hingga hingga berujung korban tewas.

"Cukup Amir saja (yang jadi korban). Orang sukses itu tidak perlu dari STIP," kata Siti di kediamannya Jalan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (12/1).

Siti mengatakan, ia bahkan langsung menolak tawaran Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang menjanjikan akan mempermudah adik kembar Amir, Amarullah Adityas Putra untuk bisa diterima di STIP.

Amar diketahui juga sempat mendaftar bersama Amir ke STIP. Namun gagal lantaran memiliki gigi yang bolong. "Takut lagi saya, meski dijamin (bisa sekolah di STIP), saya yang langsung tolak," kata Siti.

Di mata Siti, Amir dan Amar merupakan sosok yang cerdas. Namun, Amir menjadi sosok kebanggan keluarga lantaran bisa menjajaki pamannya yang terlebih dahulu sukses sebagai pelaut berkat lulus dari STIP.

"Amir ini anak soleh, tidak pernah ngeluh. Disiksa seperti ini pun dia tidak pernah bilang," ujar Siti.

Siti menambahkan, dirinya menyarakan kepada Amar agar tetep melanjutkan pendidikan di Akademi Maritim Indonesia (AMI) Pulomas, Jakarta Timur. Menurut Siti, kesuksesan setiap orang pasti sudah tergaris sejak lahir.

"Amar langsung bengong. Tapi saya tidak mau kalau ke STIP lagi," kata Siti. (MTVN/X-12)

Komentar