Internasional

Ribuan Anak Terpisah dari Keluarga di Sudan Selatan

Kamis, 12 January 2017 12:20 WIB Penulis: Antara

AFP

KONFLIK berkepanjangan di Sudan Selatan telah mengakibatkan ribuan anak terpisah dari keluarga mereka sejak penghujung 2013. Anak-anak yang malang tersebut terancam mengalami pelecehan dan tindak kekerasan.

Juru Bicara UNICEF Timothy Irwin kepada Xinhua di Juba, mengatakan sejak Desember 2013, sebanyak 14.628 anak telah diidentifikasi dan didaftar sebagai tidak memiliki pendamping, terpisah, atau hilang, dan mereka menghadapi resiko pelecehan lebih lanjut karena terpisah dari keluarga.

Hanya sebagian anak telah kembali ke keluarga mereka. "Hingga pertengahan Desember 2016, terdapat 4.563 anak telah disatukan kembali dengan keluarga mereka, dan 9.046 kasus masih aktif dan memerlukan perawatan sementara serta layanan pelacakan keluarga," kata Irwin.

Badan PBB untuk urusan anak-anak dan pengungsi ini sebelumnya telah menuduh faksi yang berperang merekrut sebanyak 14.000 anak untuk dijadikan serdadu. Pada 2016, Unicef dan mitranya mengakui sebanyak 203.335 anak menderita gizi buruk akut dan menjalani program pemberian makanan obat.

"Sebanyak 1,54 juta konsultasi kesehatan pengobatan diberikan pada 2016. Di antara mereka, 557.588 (36,2 persen) adalah anak-anak yang berusia di bawah lima tahun," imbuh Irwin.

Ia menyatakan UNICEF akan meningkatkan upaya di Greater Bahr El Ghazal, Greater Eqautoria, Greater Upper Nile dan wilayah Unity --yang kebanyakan terpengaruh konflik politik. Ditambahkan Unicef menjangkau mereka yang memerlukan bantuan di daerah terpencil melalui mekanisme reaksi cepat bersama dengan Program Pangan Dunia dengan menggunakan helikopter untuk menyediakan makanan, bantuan kesehatan dan gizi.

Namun, katanya, kondisi tidak aman terus membuat sulit tim bantuan untuk menjangkau banyak warga yang memerlukan bantuan. Menurut Irwin, hampir lima juta orang yang paling rentan di seluruh Sudan Selatan memerlukan dukungan akses ke instalasi kebersihan dasar dan air yang aman.(OL-4)

Komentar