Humaniora

Tambahan Kuota Haji Diusulkan untuk Usia Lanjut

Kamis, 12 January 2017 11:57 WIB Penulis: Renatha Swasthy/Yogi Bayu Aji

ANTARA/M N Kanwa

PENAMBAHAN kuota haji untuk Indonesia disambut baik oleh DPR RI. Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah meminta tambahan kuota diprioritaskan untuk jemaah usia tua. Sementara itu pemerintah menolak usulan agar Indonesia meminta jatah kuota haji negara lain yang tidak terpakai.

"Mudah-mudahan dengan penambahan ini akan membuat lebih banyak jemaah kita terutama yang sudah senior, yang sudah istilahnya 'kesempatan terakhir' untuk berhaji dan segera diberangkatkan," kata Fahri di Gedung DPR RI, Jakarta Kamis (12/1).

Fahri menyebut, dia juga sudah mendorong supaya ada diplomasi lanjutan dengara Arab Saudi. Dia meminta supaya Indonesia bisa menggunakan kuota negara-negara yang tidak habis kuotanya.

Dengan begitu, jemaah berusia paling tua bisa segera dihajikan. Misal kata dia yang sudah berusia 70-80 tahun.
Hal yang sama juga disampaikan Ketua Komisi VIII DPR RI Ali Taher. Dia berharap dengan adanya penambahan kuota bagi usia lanjut.

Terpisah, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menegaskan pemerintah mengurungkan untuk meminta kuota haji tambahan yang berasal dari negara lain kepada Arab Saudi. Pasalnya, Indonesia baru saja mendapatkan kuota tambahan sebanyak 52.200.

"Enggak (minta kuota negara lain). Kan pengaturannya kita harus berbicara dulu dengan Arab Saudi," kata Menlu. Dia menjelaskan, Indonesia pun tak bisa meminta jatah haji dengan langsung berbicara kepada negara lain. Menurut Menlu, pemerintah Arab Saudi lah yang berkuasa mengatur jatah haji kepada masing-masing negara.

Retno menekankan, Menurut dia, Indonesia akan memakai kuota yang sudah diberikan pada 2017. Pemerintah pun tengah fokus untuk mempersiapkan ibadah haji tahun ini. "Karena jadi 221 ribu itu lonjakannya cukup banyak," jelas dia.
Seperti diberitakan sebelumnya, kemarin, Presiden Joko Widodo mengumumkan bila Indonesia telah mendapatkan tambahan kuota haji pada 2017 dari Pemerintah Saudi. Indonesia dapat mengirimkan jemaahnya tahun ini total 221.000 calon haji.
Dia menerangkan, sejak 2013, Indonesia dan negara lainnya mengalami pemotongan kuota haji sebanyak 20 persen untuk perluasan fasilitas di Masjidil Haram, Mekah. Terjadi penurunan kuota dari 211.000 menjadi 168.800.(MTVN/OL-4)

Komentar