Ekonomi

Menhub Instruksikan Teliti SOP Penerbangan

Kamis, 12 January 2017 10:45 WIB Penulis: Antara

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi -- ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

MENTERI Perhubungan Budi Karya Sumadi menginstruksikan kepada semua aparat di kementeriannya untuk meneliti semua prosedur operasi standar (SOP) penerbangan dan mengharuskan dijalankan dengan konsisten serta tegas terkait ditemukannya kembali pilot pengguna zat terlarang.

"Saya melihat ada yang ingin menyepelekan regulasi dan kalau memang tidak mau bekerja dengan baik maka kita libas saja," kata Budi di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (12/1). Menhub berada di Semarang untuk meninjau pembangunan proyek Bandara Internasional Ahmad Yani dan meresmikan Gedung Serbaguna Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang.

Menhub mengakui aviasi di Indonesia saat ini dalam suasana prihatin dan ada kejadian yang tidak patut, terkait ditemukannya sejumlah pilot yang diindikasikan menyalahgunakan zat terlarang. Padahal, katanya, dunia aviasi sangat ketat dan membutuhkan disiplin yang harus diikuti, di samping sudah ada regulasi yang mengatur.

Menurut Budi, jika dilihat dari regulasi yang sudah ada maka setiap tindakan dan kegiatan penerbangan sudah diatur ketat. Kemenhub, katanya, akan terus melakukan penegakan hukum terhadap semua pihak yang ketahuan melakukan pelanggaran agar tidak membahayakan keselamatan penumpang dan masyarakat.

Dua pilot perusahaan penerbangan Susi Air berinisial BH dan DE saat ini menjalani pemeriksaan di Laboratorium Badan Narkotika Nasional (BNN), Cawang, Jakarta Timur. Dua pilot tersebut adalah berkewarganegaraan asing yang dibawa dari Cilacap, Jawa Tengah ke BNN oleh Kepala BNN Kabupaten Cilacap Edy Santosa dan Manajemen Susi Air.

BH dan DE, diterbangkan dari Bandara Tunggul Wulung, Cilacap, menuju Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (11/1) sore dengan menggunakan penerbangan khusus Susi Air. Sebanyak 44 orang yang terdiri atas pilot, kopilot, pramugari, siswa sekolah penerbangan, dan pekerja lainnya menjalani pemeriksaan urine yang digelar BNN Kabupaten Cilacap di Bandara Tunggul Wulung, Cilacap, pada Rabu (11/1) pagi.

Dari hasil pemeriksaan urine tersebut, dua pilot Susi Air, yakni BH dan DE diketahui positif morfin. Akan tetapi, saat ditanya petugas, BH mengaku tidak mengonsumsi obat apapun dalam satu pekan terakhir.(OL-4)

Komentar