Ekonomi

Izin Penerbangan Carter Tiger Air Dihentikan Kemenhub

Kamis, 12 January 2017 08:45 WIB Penulis:

OTORITAS Bandar Udara Wilayah IV Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan telah menghentikan penerbangan sewa (carter) Tiger Air dari Bali menuju Australia karena tidak memenuhi aturan dari izin yang diberikan.

Menurut Kepala Bagian Kerja Sama dan Humas Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agoes Soebagio, penerbangan carter atau sewa maskapai Tiger Airways Australia dari beberapa kota di Australia yaitu Melbourne, Perth, dan Adelaide menuju Denpasar, Bali, dihentikan Otoritas Bandar Udara (OBU) Wilayah IV sejak kemarin, di Denpasar.

“Dari pemeriksaan OBU Wilayah IV, pihak Tiger Airways Australia (TT) tidak mematuhi peraturan dalam izin penerbangan carter yang telah diberikan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara,” kata Agus dalam keterangan tertulis di Jakarta, kemarin.

Kronologi peristiwa tersebut adalah sebagai berikut, Maskapai Virgin Australia International Airlines PTY Ltd melakukan kerja sama (service agreement) dengan Tiger International Number 1 Pty Ltd, terkait dengan penerbangan carter dari Australia ke Bali.

Dalam penerbangan car­ter tersebut, maskapai Tiger Airways Australia hanya dapat menurunkan penumpang ke wilayah Indonesia dan menaikkan penumpang asal penerbangan yang diturunkan pada penerbangan sebelumnya (in-bound traffic).

Selanjutnya, maskapai tidak boleh menjual tiket penerbangan di Indonesia dan menyerahkan daftar penumpang (pas­senger manifest) pada setiap penerbangan kepada penyelenggara bandar udara atau kantor otoritas bandar udara setempat. Dari hasil pengawasan oleh pihak OBU Wilayan IV, dalam pelaksanaannya, penumpang memang hanya bisa memesan tiket di Australia. Namun, calon penumpang masih bisa memesan tiket satu arah penerbangan saja (one way).

“Artinya eks penumpang yang datang dengan maskapai Tiger Airways Australia ada kemungkinan tidak kembali ke Australia dengan maskapai tersebut,” ucap Agoes.
Pihak Tiger Airways Australia menyatakan akan melakukan pengecekan terhadap hal tersebut. Dengan adanya temuan pelanggar­an itu, OBU Wilayah IV melakukan komunikasi dengan pihak maskapai Tiger Airways Australia untuk meminta penjelasan tentang itu. (Ant/E-2)

Komentar