Humaniora

4.980 Guru Dilatih Membuat Soal USBN

Kamis, 12 January 2017 08:25 WIB Penulis:

MI/Liliek Dharmawan

GUNA menyukseskan penyelenggaraan ujian nasional (UN) yang di dalamnya terdapat ujian soal berstandar nasional (USBN), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah melatih 4.980 guru.

“Sejak Bapak Mendikbud mencetuskan USBN yang salah satunya melibatkan guru dalam pembuatan soal, kami segera bergerak cepat melatih ribuan guru di seluruh Tanah Air. Hingga akhir Desember 2016 kami telah melatih sekitar 4.980 guru,” kata Dirjen Guru dan Tenaga Kependidik­an (GTK) Kemendikbud Sumarna Surapranata yang didampingi Sekretaris Dirjen GTK Kemendikbud Nurjaman kepada Media Indonesia di Jakarta, kemarin.

Menurut pria yang akrab disapa Pranata itu, para guru yang dipilih tersebut ialah yang mempunyai nilai uji kompetensi guru terbaik dan merupakan para ketua Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP).

“Mereka dilatih untuk pendidikan abad ke-21 dengan merujuk pada pelatihan yang mencetak guru yang mampu membuat soal berbasis aplikasi dan kreatif,’’ imbuhnya.
Adapun kisi-kisi soal yang dibuat para guru KKG dan MGMP tersebut, menurut Pranata, dimatangkan lagi oleh Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemendikbud. Selain itu, mereka bersinergi dengan Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK) serta Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP).

Sebelumnya, Kepala Balitbang Kemendikbud Totok Suprayitno menegaskan dengan USBN diharapkan sekaligus menjadi proses peningkatan kompetensi guru, khususnya dalam penyiapan soal ujian yang bermutu, termasuk soal berbentuk esai.

“Soal-soal USBN disusun para guru melalui aktivitas profesional mereka pada MGMP dan KKG,” ujarnya.

Pemerhati pendidikan Indra Charismiadji mengingatkan agar guru-guru penyusun soal USBN dipilih secara selektif sehingga tidak membuat soal asal-asalan yang menimbulkan kontroversi.

Menurutnya, guru harus dilatih menyusun soal yang bukan soal hafalan, melainkan yang mendorong pada proses berpikir. (Bay/H-1)

Komentar