Humaniora

Ponsel Anak Bangsa Siap Diluncurkan

Kamis, 12 January 2017 08:23 WIB Penulis:

http://digicoop.id/

PONSEL pintar hasil pengembangan riset Institut Teknologi Bandung (ITB) mulai diproduksi. Akhir bulan ini ditargetkan sebanyak 5.000 smartphone dengan merek dagang Digicoop tersebut siap dipasarkan.

Pihak yang telah berkomitmen untuk mengadopsi dan memproduksi massal hasil inovasi anak bangsa itu ialah Koperasi Digital Indonesia Mandiri (KDIM), bekerja sama dengan ITB, PT Jalawave Integra, PT VS Technology Indonesia, dan PT TSM. Semua pihak optimistis ponsel tersebut diterima pasar karena Digicoop memiliki beberapa keunggulan jika dibandingkan dengan smartphone pada umumnya.

Yang paling membedakan dengan smartphone lainnya ialah keberadaan platform split screen yang menempatkan iklan pada bagian atas layar utama.

“Inovasi ini bahkan belum ada di smartphone mana pun. Dengan platform ini, (pengguna Digicoop) enggak terganggu lagi,” kata Ketua Umum KDIM Henri Kasyfi saat peresmian produksi perdana smartphone Digicoop di Bekasi, Jawa Barat, kemarin.

Digicoop juga dirancang khusus untuk menjadi platform ekonomi digital berbasis kerakyatan. Sebab, semua pendapatan digital, termasuk iklan, akan dikembalikan kepada pengguna dalam beragam manfaat, di antaranya pulsa gratis.

Meski dari segi komponen tidak banyak berkontribusi terhadap penilaian tingkat komponen dalam negeri (TKDN), ujar Henri, proses serta teknologi yang digunakan berhasil mendapatkan sertifikat TKDN 20,2% di akhir 2016.

Di kesempatan yang sama, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi M Nasir mengungkapkan pemerintah telah menetapkan seluruh vendor smartphone 4G LTE harus memenuhi kewajiban 30% TKDN mulai 4 Januari lalu.

“Smartphone Digicoop boleh saja dipasarkan karena sudah memperoleh izin sejak 2016. Jadi aturan itu berlaku untuk pengembangan tipe yang baru lagi,” terangnya. (Mut/H-2)

Komentar