Internasional

Di Penghujung, Air Mata tidak Terbendung

Kamis, 12 January 2017 06:10 WIB Penulis: AFP/Ths /X-5

AFP PHOTO / Joshua Lott

PRESIDEN Barack Obama tak kuasa menahan air matanya. Ekspresi tulus itu terjadi ketika ia mengucapkan pujian kepada istrinya, Michele Obama, dan dua putri mereka, Malia dan Sasha, di penghujung pidato perpisahan di Chicago, AS, Rabu (11/1).

“Michelle LaVaughn Robinson, girl of the South Side (menunjuk tempat Michele dibesarkan di bagian selatan Chicago, Illinois), selama 25 tahun terakhir, kamu tidak hanya menjadi istri dan ibu dari anak-anak saya, tetapi kamu adalah sahabat terbaikku,” kata Obama sambil memandang Michele dan Malia yang duduk tepat di hadapannya dengan balutan gaun serbahitam.

Dalam pidato ini, Sasha tidak bisa hadir karena dia harus kembali ke Washington untuk mempersiapkan ujian sekolah.

“Kamu telah mengambil peran yang tidak pernah kamu minta, tetapi kamu menjalankannya sendiri dengan mulia dalam gayamu dan penuh humor yang baik,” kata Obama.

Di tengah gemuruh tepuk tangan ribuan pendukung yang hadir, air mata Obama pun tumpah. Ia lalu mengambil sapu tangan dan menyeka air mata yang menggenang di pelupuk matanya. Mulutnya pun terkatup rapat seperti menahan tangis.

Ia lalu melanjutkan, “Sebuah generasi baru kini memiliki cakrawala berpikir yang lebih tinggi karena memiliki kamu sebagai model. Kamu telah membuat saya sangat bangga.Kamu juga telah membuat negara ini bangga.”

Michelle sangat tenang mendengar pujian suaminya itu dan sesekali melempar senyum.

Obama kembali mengenang saat ia pertama kali bertemu Michele di kantor hukum Sidley Austin di Chicago. Bagi Obama, Chicago adalah tempat dari mana semuanya dimulai, termasuk kelahiran kedua buah hatinya.

Kepada kedua putrinya, Obama menyampaikan terima kasih dan sanjungan dengan menyebut Malia dan Sasha sebagai dua perempuan muda yang luar biasa.

“Kalian pun ikut mengambil beban karena menjadi sorotan. Dari semua yang telah saya lakukan dalam hidup saya, adalah hal yang paling membanggakan bahwa saya menjadi ayah kalian.”

Pada kesempatan itu Obama juga berterima kasih kepada Wakil Presiden Joe Biden yang hadir bersama istrinya, Jill.

“Lelaki yang menjadi kebanggaan Delaware. Anda adalah pilihan pertama yang muncul sebagai kandidat dan saya buktikan bahwa Anda yang terbaik,” kata Obama.

Obama tak lupa menyapa seluruh staf kepresidenan yang telah mendampinginya selama delapan tahun sebagai presiden. Saat Obama hendak meninggalkan panggung seusai berpidato, terdengar dari kerumunan pendukungnya, “Empat tahun lagi!” Obama menyambut dengan senyum, “Saya tidak bisa melakukan itu.” (AFP/Ths /X-5)

Komentar