Olahraga

Rindu dan Dendam Nadal pada Federer

Kamis, 12 January 2017 01:00 WIB Penulis: (AFP/AP/Mag/R-3)

AFP PHOTO / JAIME REINA

SEBAGAI seorang atlet Rafael Nadal tahu betul bahwa kariernya tidak panjang. Selain dibatasi usia, faktor cedera juga tidak jarang memaksa seorang atlet harus menepi cepat. Itu sebabnya ia tidak menampik lahirnya bintang-bintang baru di dunia tenis. Namun, sebagai seorang mantan juara, petenis Spanyol itu juga merindukan masa-masa kejayaannya, terutama kepada para rivalnya. Karena itu, dia menyambut baik kembalinya seteru lamanya, Roger Federer.

Menurut Nadal, kembalinya petenis Swiss itu membantu membangkitkan kembali semangat bersaingnya. Ia bahkan berharap bisa berjumpa petenis legendaris Swiss itu di turnamen grand slam Australia Terbuka yang akan berlangsung pekan depan. "Tentu saja kembalinya Federer menjadi kabar baik bagi dunia tenis. Dunia masih merindukannya. Tidak dimungkiri kami pernah bersaing dan saya merindukan masa-masa itu," ujar Nadal. "Memang kondisinya sudah berbeda. Dia pasti masih belum pada performa terbaiknya, tapi dia kelihatan luar biasa. Jadi, saya sangat gembira untuknya," lanjut Nadal.

Kedua mantan petenis nomor satu dunia itu memang pernah bersaing ketat. Federer yang jago lapangan keras dan rumput selalu gagal mematahkan dominasi Nadal di lapangan tanah liat Prancis Terbuka yang memang menjadi spesialis sang seteru. "Tentu saja kini situasinya sudah berbeda. Akan tetapi, itu tidak menjadi masalah buat saya karena saya bermain bagus menghadapi siapa pun," ujar Federer yang hanya menjadi unggulan ke-17 pada Australia Terbuka 2017.

"Saya pikir, mungkin akan lebih baik bagi saya menghadapi para petenis tangguh di babak-babak awal. Dengan begitu saya masih punya sisa energi di akhir-akhir turnamen," lanjut petenis berusia 35 tahun itu yang sudah empat kali menjuarai Australia Terbuka sepanjang kariernya. Federer absen dalam enam bulan terakhir di 2016 akibat cedera.

Ia pun terpaksa melewatkan sejumlah turnamen penting. Akibatnya, peringkat dia terus melorot. "Orang-orang terkadang bosan melihat petenis yang itu-itu saja menjadi juara. Jadi, saya ikut senang ada generasi pemain fantastis baru di tenis. Tenis memang membutuhkan itu," kata Nadal pula.

Komentar