Lingkungan

AS Masukkan Spesies Lebah Dalam Daftar Terancam Punah

Rabu, 11 January 2017 17:00 WIB Penulis: Antara

Ilustrasi Dok Mi

LEBAH berbulu bercorak karat, spesies berharga dan penyerbuk yang lazim dikenal di Amerika Utara keberadaannya semakin menghilang. Untuk itu, pada Selasa (10/1) spesies yang terancam punah tersebut, menjadi lebah liar pertama di daratan Amerika Serikat yang memeroleh perlindungan pemerintah federal.

Salah satu dari beberapa spesies menghadapi penurunan tajam, lebah berbulu yang dikenal para ilmuwan dengan nama latin Bombus affinis jumlahnya telah anjlok hampir 90 persen sejak akhir 1990-an, sebut Badan Perikanan dan Margasatwa AS. Badan ini mencantumkan serangga tersebut berada dalam bahaya kepunahan di semua atau bagian dari variasi spesienya. Beberapa penyebab penurunan spesies tersebut ialah penyakit, pestisida, perubahan iklim dan hilangnya habitat.

Lebah yang memiliki ciri khas bercak kemerahan mencolok pada bagian perut dan berbulu bercorak karat itu pernah berkembang di 28 negara, terutama di Amerika bagian Tengah dan Timur Laut, dari South Dakota ke Connecticut, dan di provinsi-provinsi di Kanada seperti Ontario dan Quebec. Sekarang hanya sebagian kecil, populasi yang tersebar tetap di 13 negara bagian dan Ontario, ujar Badan Perikanan dan Margasatwa AS itu.

Lembaga tersebut pada September 2016 mencatat tujuh spesies lebah Wajah Kuning, atau bertopeng, di Hawaii ke dalam status terancam punah. Tapi Bombus affinis adalah spesies lebah pertama yang diberikan status tersebut, dan lebah liar pertama dari jenis apapun untuk dicatatkan terancam punah di 48 negara bagian.

Lebah jenis ini berbeda dari jenis lebah madu yang biasa dijinakkan. Bombus affinis merupakan penyerbuk penting bagi bunga-bunga liar bahkan sekitar sepertiga dari semua tanaman di AS mulai dari blueberry hingga tomat, ujar lembaga Xerces Society for Invertebrata Conservation, yang mengajukan petisi pemerintah untuk perlindungan bagi serangga.

Para ilmuwan mengingatkan pemerintah dengan menunjuk pestisida tingkat tertentu yang disebut neonicotinoids, yang banyak digunakan pada tanaman, rumput, taman dan hutan, sebagai ancaman tertentu untuk lebah karena mereka diserap ke seluruh sistem tanaman, termasuk jaringan daun, nektar dan serbuk sari.(OL-4)

Komentar