Polkam dan HAM

Masih Terlalu Dini Majukan Prabowo

Rabu, 11 January 2017 16:38 WIB Penulis: Nuriman Jayabuana

ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

PARTAI Gerindra bersiap untuk kembali mengusung Prabowo Subianto sebagai calon presiden pada Pemilu 2019. Langkah dini tersebut menuai beragam reaksi dari elit partai politik.

“Itu semua untuk perbaikan pemerintahan ke depan,” ujar Wakil Ketua DPR Fadli Zon di kompleks parlemen, Rabu (11/1).

Ia menjelaskan sebenarnya Gerindra belum menggelar rapat pimpinan nasional untuk menetapkan nama yang bakal maju pada pemilu presiden mendatang. Hanya saja, seluruh pengurus telah menyampaikan aspirasi untuk kembali mencalonkan Prabowo sebagai capres.

“Itu semacam konsensus Gerindra yang berasal dari aspirasi spontan pengurus. Semua menginginkan Pak Prabowo bersedia kembali menjadi capres,” ujar Fadli. Ia pun tidak menampik pencalonan Prabowo masih mungkin terjadi berbabgai dinamika. Tapi, itu semua kembali bakal ditentukan oleh keputusan Prabowo.

“Memang sekarang waktu berjalan begitu cepat. Sambil menunggu RUU Pemilu selesai dibahas, seluruh pengurus dan kader ingin beliau bersedia untuk maju kembali,” ujar dia.

Fadli mengungkapkan sebagian besar kader partainya untuk saat ini lebih nyaman beroposisi dengan pemerintah. “Sekarang itu tetap berada di luar pemerintah masih menjadi prioritas dalam rangka check and balance.”

Partai Amanat Nasional merespons pengusungan Prabowo sebagai capres dalam pemilu mendatang sebagai langkah yang terlalu terburu buru. "Menurut kami ya masih terlalu jauh,” ujar Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.

Zulkifli mengungkapkan partainya sekarang masih fokus untuk mendukung jalannya roda pemerintahan ketimbang berpikir kepada urusan pemenangan pemilu. “Tapi kami tetap hormati langkah yang diambil Gerindra untuk kembali mendukung Pak Prabowo.”

Partai NasDem menyambut baik langkah Gerindra yang lebih awal dalam menentukan calon presiden. NasDem berharap langkah tersebut mampu menghadirkan kualitas kontestasi calon presiden yang jauh lebih baik di Pemilu 2019.

“Tentu kita sambut internal Gerindra yang mulai menggodok dukungan kepada Pak Prabowo. Kita harap kualitas kontestasi pilpres nanti lebih baik,” ujar Ketua DPP NasDem Johnny Gerald Plate.

Menurutnya, NasDem siap untuk melanjutkan dukungan kepada Presiden Jokowi seandainya kembali mencalonkan diri untuk maju dalam pilpres mendatang. “Setidaknya kami ingin nawacita mampu mencapai dua periode seperti yang diperbolehkan undang-undang,” ujar Johnny.

Ia pun berharap pada kontestasi pemilu mendatang mampu menghadirkan lebih dari dua paket calon presiden dan wakil presiden.(OL-4)

Komentar