Megapolitan

Sistem Satu Tiket Satu Orang Ditunda

Rabu, 11 January 2017 08:30 WIB Penulis:

MI/Galih Pradipta

PT Transportasi Jakarta (Trans-Jakarta) menunda rencana pemberlakuan sistem satu tiket satu orang atau one man one ticket untuk koridor 1 hingga 12. Keputusan itu diambil setelah pihak operator mendapatkan masukan dari para pengguna moda transportasi itu.

Selama ini, satu kartu elektronik dapat digunakan lebih dari satu penumpang selama saldo mencukupi. Ke depan, hal itu akan diubah. Tiap satu kartu elektronik hanya dapat dipakai satu pelanggan.

Direktur Utama PT Trans-Jakarta Budi Kaliwono mengatakan penundaan rencana penerapan sistem itu dilakukan karena sampai saat ini pihaknya masih menunggu kesiapan pelanggan. “Kami menerima aspirasi dari para pelanggan yang ternyata masih membutuhkan waktu untuk melaksanakan sistem one man one ticket. Akhirnya, kami memutuskan untuk menundanya,” kata Budi di Jakarta, Selasa (10/1).

Menurutnya, penundaan dilakukan karena para pelanggan meminta kelonggaran waktu untuk pemberlakuan sistem one man one ticket, yaitu dari yang sebelumnya sudah dijadwalkan akan dimulai pada 11 Januari 2017.

“Sebetulnya kami sudah siapkan perangkat untuk memberlakukan sistem one man one ticket. Ke­tersediaan seluruh fasilitas itu untuk memberikan tambahan kemudahan bagi pelanggan,” terang Budi.

Dia menuturkan pihaknya akan melakukan penyesuaian rute sekaligus memperbaiki infrastruktur Trans-Jakarta. Hal itu untuk memberikan pelayanan yang semakin baik kepada para pelanggan.

PT Trans-Jakarta berencana memberlakukan sistem one man one ticket secara efektif mulai 11 Januari 2017 di Koridor 1 hingga Koridor 12. Menurut rencana, mekanisme itu juga akan dikembangkan untuk rute bus lainnya. Di dalam aturan sistem one man one ticket, tiap pelanggan Trans-Jakarta diwajibkan memiliki kartu elektronik untuk menikmati fasilitas transportasi massal itu. (Ant/J-4)

Komentar