Teknopolis

Teknologi Seru di CES

Sabtu, 7 January 2017 11:16 WIB Penulis: Hera Khaerani

PERHELATAN akbar teknologi bertaraf internasional kembali digelar. Berbagai teknologi dan inovasi menarik dipamerkan di Consummer Electronics Show (CES) 2017 di Las Vegas, Amerika Serikat, yang berlangsung 5-8 Januari ini. Beberapa sudah siap dipasarkan, tetapi banyak juga yang masih berupa prototipe.

Inovasi yang hadir di CES makin menegaskan hal-hal yang dulu mustahil mungkin diwujudkan. Tak menghe­rankan bila ajang itu pun merefleksikan tren pengembangan teknologi ke depan.

Namun, menurut Consumer Lead NVIDIA Indonesia Har­yono Kartono, seberapa pun pesatnya teknologi yang sudah berkembang di pameran seperti CES, penyerapan di Indonesia takkan mudah. Saat dihubungi Media Indonesia, Jumat (6/1), dia berpendapat tidak semua jenis teknologi gampang diserap dan dipasarkan di Tanah Air.

“Teknologi AI (artificial intelligence) akan lebih susah dite­rapkan karena industri otomotif dan manufaktur Indonesia belum siap,” cetusnya. Har­yono menjelaskan kebanyakan pusat industry research and development berada di negara-negara maju, maka standar kebutuhan infrastruktur artificial intelligence berdasarkan apa yang sudah tersedia di sana, bukan kondisi negara seperti Indonesia.

Namun, dia optimistis semua teknologi yang mengandalkan optik fiber internet dan cloud bisa lebih cepat dimanfaatkan pengguna di negara ini lantaran infrastrukturnya sudah tersedia.

Berikut sejumlah teknologi yang menarik perhatian dalam perhelatan tahunan itu. (CNET/M-4)

Motor yang berdiri sendiri

Angka kecelakaan pengguna sepeda motor masih tinggi, Honda pun berinovasi untuk menciptakan motor yang lebih stabil dan bisa tetap berdiri bahkan tanpa adanya standar untuk menyangga.

Motor ini hasil pengembangan dari teknologi Uni-Cub milik Honda. Kendaraan itu jadinya bisa menyeimbangkan dirinya sendiri. Nantinya, motor itu pun menurut rencana akan dilengkapi dengan kemampuan menyetir sendiri.

Di CES 2017, juru bicara Honda Sage Marie mencontohkan nantinya pengendara motor bisa turun di depan restoran dan langsung masuk, sedangkan motornya mencari parkir sendiri. Sangat futu­ristis.

Sisir Pintar

Tahun yang baru tampaknya tentang terus menambah daftar barang sehari-hari yang disisipkan teknologi pintar. Sisir pintar pun kini ada.
Kerastase Hair Coach yang dipamerkan di CES dibuat Withings.

Sisir ini bisa mendengarkan penggunanya saat menyisir rambut karena dilengkapi mikrofon. Ia juga akan tahu saat rambut kering atau basah. Lalu dari sana, sisir itu akan memberi penilaian tingkat kesehatan rambut dan merekomendasikan produk Keratastase yang akan meningkatkan kesehatan rambut. Jelas fungsi berpadu dengan promosi produk.

Cujo

Di Indonesia, makin lazim setiap rumah memiliki jaringan internet sendiri. Terpapar oleh internet makin mudah, artinya ancaman keamanan pun makin banyak. Nah Cujo LLC membuat Cujo, alat yang bisa dipasang ke jaringan internet rumah lewat kabel jaringan.

Ia akan otomatis menganalisis lalu lintas internet yang digunakan di rumah, lalu mengirim datanya ke cloud untuk analisis lebih lanjut. Jika ancaman atau hal mencurigakan terdekteksi, Cujo akan mengeblok lalu menginformasikannya ke pengguna lewat aplikasi mobile. Proses itu diklaim tidak memiliki risiko ancaman privasi maupun mengurangi performa koneksi broadband.

Lalu ada fitur parental control yang memungkinkan orangtua memonitor dan mengatur aktivitas daring anak-anaknya di ponsel, komputer, bahkan gim konsol.

Ponsel yang tahu kamu

Sesuai dengan namanya, Ho­nor Magic, ada banyak kemampuan ponsel keluaran Huawei ini yang terasa seperti sulap. Ponsel pintar yang sudah mulai dijual di Tiong­kok itu menggunakan artificial intelligence (AI) untuk merespons sensor fisik, seperti kedekatan dengan penggunanya. Berbekal sensor itu, ponsel itu akan tahu Anda siapa, apa yang sedang dilakukan, dan apa yang mungkin ingin dilakukan berikutnya.

Contohnya ketika Anda mengangkat ponsel itu, sensor inframerah bisa memindai wajah untuk mengetahui apakah pemiliknya yang sedang memegang ponsel. Tombol home juga menjadi pembaca sidik jari. Hanya jika pemiliknya yang sedang memegang ponselnya, akan muncul notifikasi pesan. Ini menjauhkan dari orang-orang usil yang terlalu ingin tahu.

Fitur lain yang menarik dari ponsel berlayar 5 inci dan 64 GB internal storage/4 GB RAM itu ialah ketika GPS bisa berkolaborasi dengan kalender dan aplikasi lainnya. Contoh, boarding pass bisa otomatis muncul ketika tiba ke bandara. Seru, kan!

Laptop Tiga Layar

Setiap tahunnya di CES, Razer tergolong merek yang sering memamerkan prototipe dan konsep-konsep yang menarik. Tahun ini, perusahaan yang dikenal keunggulannya untuk aksesori perangkat gim memamerkan prototipe yang disebut Project Valerie.

Laptop gaming itu berbeda dengan deretan laptop buatan mereka yang belakangan makin tipis dan minimalis. Valerie ialah portable laptop pertama di dunia yang memiliki tiga layar monitor di dalamnya. Dua layar tambahannya keluar dari sisi kanan dan kiri lewat mekanisme yang nantinya serbaotomatis. Pun setelahnya, akan masuk kembali hanya dengan menekan tombol.

Ditunjang dengan Nvidia GeForce GTX 1080 graphics card, jika terwujud, laptop ini dipastikan memberikan pengalaman bermain gim yang memuaskan secara visual.

Komentar