Surat Pembaca

Tahun Baru, Wujudkan Harapan

Senin, 2 January 2017 07:00 WIB Penulis: Muhamad Abdul Ropik Anggota Teater Awal Bandung

ANTARA/Rosa Panggabean

TIDAK terasa perjalanan kehidupan yang penuh dengan harmonisasi dan dinamisasi sudah tercurahkan dengan perjuangan yang menguras tenaga, waktu, hingga air mata. Semua tumbuh menjadi sebuah kebanggaan.

Walau banyak harapan yang belum tercapai dengan baik di tahun ini, walau banyak proses yang belum terselesaikan dengan sempurna, semua itu telah dilalui dengan menghabiskan banyak kata dan tinta.

Begitu banyak problematika yang me­nempa mental dan intelektual yang selalu terkungkung oleh egoisme sendiri tanpa tahu sekitar sedang bersedih hati.

Kita tersadar bahwasanya kehidupan selalu berputar seperti matahari pada bumi. Kita mungkin lupa bahwa harapan harus selalu berjalan dengan usaha dan keyakinan yang kuat. Tahun telah berganti dan yang lama mengucapkan selamat tinggal. Hanya kita sebagai penghuni semesta ini yang berpesta atas kepergiannya.

Kini seluruh harapan yang belum sempat terwujud di tahun sebelumnya harus kita perbarui menjadi resolusi yang terinovasi dengan realitas sendiri. Bukan karena ikut-ikutan. Harapan selalu hadir di setiap impitan kehidupan. Harapan selalu ada di setiap persoalan. Kini semua akan berlalu dan menjadi sejarah.

Di awal tahun ini semua doa dipanjatkan seluruh umat manusia di muka bumi. Semua sukacita menyambut tahun baru, berdoa, dan berharap di tahun baru ini keluarga lebih sejahtera, sehat, ekonomi lebih baik lagi. Sekolah hingga lulus menjadi sarjana dan menjadi orang-orang yang hebat di masa datang.

Tentu saja, yang tidak kalah pentingnya, ialah berdoa agar Indonesia selalu jaya di dunia. Itulah sebagian doa yang dipanjatkan manusia yang hidup di muka bumi ini menyambut tahun baru, dengan harapan baru bagi hidupnya. Tentu saja, semua harapan itu tidak cukup hanya berdoa. Butuh kerja keras untuk mewujudkannya. Berdoa dan berusaha agar harapan kita terwujud semuanya, amin. Selamat tahun baru untuk semesta raya.

Komentar