Surat Pembaca

Semoga Harapan Rakyat Menjadi Nyata

Senin, 2 January 2017 06:40 WIB Penulis: Andrian Habibi Koordinator Kajian KIPP Indonesia

ANTARA/RIVAN AWAL LINGGA

TAHUN 2016 sudah berlalu dan kita mulai memasuki 2017. Setahun sudah kita berjibaku dengan perbedaan dan kejadian pahit intoleran. Bahkan kita harus mengakui ‘kehebatan’ politisi Senayan mengarahkan opini publik sehingga para politikus mampu mengamankan kepentingan mereka.

Tahun 2017 ialah tahunnya perjuangan kepemiluan. Kenapa? Karena di 2017, rakyat Indonesia akan menghadapi tiga agenda yang berkaitan dengan pemilu sekaligus. Pertama, pemilihan gubernur, bupati dan wali kota serentak di 101 daerah. Kita berharap Pilkada Serentak 2017 tidak menambah luka perbedaan yang sudah melebar pada 2016.

Sungguh pengharapan tulus agar pilkada serentak di 101 daerah mampu menyatukan perbedaan dengan mengedepankan nilai-nilai luhur budaya lokal kedaerahan.

Kedua, presiden telah memberikan sebahagian kewenangannya kepada para punggawa pemilu untuk menentukan bakal calon komisioner KPU dan Bawaslu RI. Dengan melihat kemampuan Presiden menyelesaikan persoalan politik nasional, besar harapan kita bahwa hasil seleksi Pansel tidak diganggu gugat oleh kepentingan politik. Pansel adalah tim kepercayaan presiden yang berarti hasil proses juga hasil yang sesuai harapan presiden.

Ketiga, pemerintah sudah siap dengan segala konsekuensi logis atas draf RUU tentang Penyelenggaraan Pemilihan Umum. RUU Pemilu sekarang sudah berada di tangan para wakil rakyat.

Pembahasan tersebut diperkirakan akan bermuara pada UU Pemilu pada April 2017. Dengan demikian pada 2017, Indonesia akan menerima hadiah sejarah UU yang menjadi dasar penyelenggaraan pemilu serentak nasional.

Harapan baru untuk Indonesia baru berada di tangan eksekutif dan legislatif. Harapan baru yang dimulai dari pesta demokrasi lokal, penetapan penyelenggara pemilu dan UU tentang Penyelenggaraan Pemilu. Semoga harapan ini menjadi nyata tanpa harapan palsu politisi nasional.

Dengan pengharapan yang tulus, rakyat membutuhkan janji tegas bahwa 2017 ialah tahun perbaruan kepemiluan yang sempurna.

Komentar