Properti

APL Optimistis Hadapi 2017

Jum'at, 30 December 2016 04:51 WIB Penulis: Ria/S-4

MI/M Irfan

PT Agung Podomoro Land (APL), Tbk, menyatakan optimistis pada 2017 pertumbuhan industri properti akan lebih baik jika dibandingkan dengan tahun ini.

"Sebagai pengembang yang telah berusia lebih 40 tahun fokus di bidang properti khususnya residential, APL yakin tahun 2017 proyek-proyek unggulan APL akan tumbuh dan menjadi ikon atau kebanggaan stakeholder di wilayahnya," kata Agung Wirajaya, AVP Strategic Marketing Agung Podomoro Land, di Jakarta, Jumat (23/12).

Agung menyebutkan yakin pada 2017 ekonomi nasional membaik.

Alasan pertumbuhan ekonomi membaik karena harga sejumlah komoditas tambang (minyak maupun batu bara) mulai meningkat pada akhir 2016.

Selain itu, adanya pembangunan infrastruktur yang masif sudah terlihat, sperti MRT, LRT, maupun pelabuhan-pelabuhan yang bisa meningkatkan ekonomi.

"Hal ini bisa menciptakan daya beli," ujarnya.

Selain itu, kebijakan tax amnesty akan terlihat hasilnya pada 2017.

Alasannya, investor yang telah mengikuti tax amnesty akan memilih investasi yang menguntungkan.

"Salah satunya yang menguntungkan adalah properti."

Karena alasan tersebut, ucap Agung, APL sangat positif dalam menghadapi 2017.

Menurut dia, APL pada tahun depan akan ada tiga proyek baru, antara lain Podomoro Park dan Taruma City.

Terkait dengan 2016, ia menilai tahun ini merupakan tahun pertumbuhan harapan bangkitnya industri properti Indonesia.

Sepanjang 2016, ujarnya, APL telah melakukan kegiatan pemasaran superblok Podomoro City Deli Medan, Orchard Park Batam, Borneo Bay City Balikpapan, dan Podomoro Golf View (PGV) Cimanggis.

Selain itu, APL juga memasarkan residential Vila dan Resort Vimala Hills Bogor, Apartemen Grand Madison di Podomoro City, serta Grand Taruma Karawang.

"Sepanjang tahun 2016, iklim usaha bisnis properti membaik, khususnya di semester kedua dengan adanya berbagai kebijakan pemerintah yang pro-properti, seperti tax amnesty dan penguatan kebijakan program pembangunan Satu Juta Rumah. Kami harapkan rebound-nya mulai terlihat tahun 2017."

Agung menjelaskan, sepanjang 2016 penjualan APL tumbuh 30% jika dibandingkan dengan 2015, sedangkan pada 2017, APL menetapkan target penjualan tumbuh 50%.

Komentar