KICK ANDY

Gandeng Tangan agar Lebih Baik

Sabtu, 24 December 2016 01:15 WIB Penulis:

MI/Sumaryanto Bronto

PERMUKIMAN bersih dan layak ditinggali menjadi wajah Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Mariso di Kecamatan Mariso, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Padahal, dahulu rusunawa itu kotor, kumuh, dan sangat tidak layak menjadi hunian masyarakat.

Masyarakat yang mendiami rusunawa itu pun hanya bisa pasrah melihat kondisi dan keadaan tampat tinggal mereka.

"Jadi, sejarahnya, Rusunawa Mariso ini memang terkenal jorok, kotor, serta tidak layak huni. Namun, semua pandangan itu berubah ketika ada pihak-pihak yang bersedia mengubah paradigma itu," tutur M Tahir, salah satu penghuni Rusunawa Mariso.

Perubahan di rusunawa itu berlangsung secara perlahan.

Perubahan itu terjadi sejak kedatangan Ariella Hana Sinjaya bersama Yayasan Anak Bangsa Berakhlak Mulia. Mereka secara sukarela membersihkannya.

"Sejak ada Yayasan Anak Bangsa Berakhlak Mulia, perubahan memang begitu terasa. Dari yang kotor menjadi lebih bersih, anak-anak mendapatkan pendidikan, taman-taman di Rusunawa juga menjadi begitu layak untuk anak-anak bermain," sambung M Tahir.

Ariella merupakan sosok perubahan di hunian susun itu.

Ia menata rusun itu menjadi lebih baik dan layak huni.

Selain itu, ia mengadakan banyak kegiatan sosial.

Perempuan berusia 54 tahun itu tidak ingin upayanya berhenti di satu tempat.

Ia mengajak masyarakat Makassar untuk berkeliling dengan mengadakan berbagai kegiatan.

Di antaranya gotong royong bersih-bersih kampung, mengubah tempat pembuangan sampah menjadi taman bermain anak, dan menghias lorong-lorong kampung dengan lukisan plural yang cantik.

Selain melakukan penataan lingkungan, Yayasan Anak Bangsa Berakhlak Mulia fokus melakukan pengembangan karakter dan pendidikan bagi anak-anak prasejahtera.

Tidak hanya itu, perempuan yang memutuskan tidak menikah tersebut membuat perpustakaan keliling.

Perpustakaan itu menyediakan buku bacaan bagi anak-anak secara gratis.

Tak hanya membersihkan rusunawa, Hana bahkan kerap melakukan berbagai aksi sosial untuk membantu warga setempat yang kurang mampu.

Di antaranya ia pernah mengadakan nikah massal di Makassar dan pasar murah bagi mereka yang membutuhkan.

Bagi Hana, semua kegiatan sosialnya tidak akan bisa tercapai tanpa kerja sama dengan semua elemen masyarakat.

Hana terus berusaha bergandeng tangan dengan semua masyarakat di Makassar tanpa melihat suku, agama, dan ras.

"Saya hanya berharap kehidupan masyarakat prasejahtera di Kota Makassar menjadi lebih baik dan layak seperti orang pada umumnya," pungkas Hana. (Rio/M-4)

Komentar