MI Anak

Tujuh Keajaiban Membaca

Ahad, 18 December 2016 08:15 WIB Penulis: Suryani Wandari/M-1

Grafis/Duta

BUKU bergambar berwarna cerah itu berada di atas meja, terbuka dan terlihat sedang dibaca Aurel, Kelas 3 SD Negeri Serua 4 Tangerang, Banten. Perempuan dengan rambut lurus sebahu ini asyik sekali membaca ditemani kakaknya. Setelah didekati, buku yang dibacanya itu berupa kumpulan cerita loh.

“Judulnya Elang Mencengkeram Ular,” kata Aurel saat ditanya cerita yang dibacanya. Setiap halamannya, terdapat gambar penuh warna yang menceritakan setiap bagian cerita yang membuat Aurel tambah senang membacanya.

Tak hanya Aurel, anak-anak lainnya juga terpuaskan dalam Festival Pembaca Indonesia, yang diselenggarakan Minggu (11/12), untuk merayakan kesenangan membaca, mulai orang dewasa hingga adik-adik berusia tiga tahun hadir di sana.

Rutin sejak 2010
Festival Pembaca Indonesia merupakan pesta terbesar para pembaca di Indonesia nih Sobat Medi. Acara ini pertama kali diselenggarakan pada 2010 dan rutin digelar setiap tahunnya oleh Goodreads Indonesia, komunitas pembaca yang sudah terbentuk sejak sembilan tahun.

Goodreads Indonesia memang berusaha untuk selalu berperan aktif dalam dunia literasi di Indonesia. Goodreas Indonesia tidak mau berhenti sebagai komunitas pembaca pasif, tapi selalu berupaya aktif dalam pelbagai kegiatan, baik di dunia maya maupun nyata.

Kegitan ini memberikan wadah rekreasi baca juga tempat berkumpulnya pembaca Indonesia. “Para pembaca yang biasanya hanya larut dalam imajinasi bersama buku yang dibacanya, kini bisa sa­ling berinteraksi hingga bisa jadi muncul hal positif,” kata Zulfahmi, Ketua Pelaksana Festival Pembaca Indonesia yang berlangsung 10-11 Desember 2016.

Beragam kegiatan
Dalam festival ini banyak sekali kegiatan lo! Selain pameran buku dari beragam penerbit mulai buku cerita, biografi, hingga komik, pengunjung pun dapat mengikuti talkshow, workshop, berdiskusi bersama, hingga kegiatan seru di Pojok Anak.

“Di Pojok Anak ini, anak-anak dapat bebas membaca buku yang tersedia. diwaktu tertentu pun diadakan kegiatan mewarnai, membuat origami, dan beragam permainan lainnya, seperti yang dilakukan Zafira, siswa Kelas 5 SDN Kemayoran 09 Pagi dan Jihan, Kelas 3 SDN Pondok Bambu 02 pagi misalnya. Mereka yang baru kenal di Pojok Anak ini asyik bermain cong­klak berdua. Sambil menunggu kakak dan orang tuanya berkeliling, mereka bermain bersama. “Kita baru kenal di sini, setelah baca, bikin origami, aku ajak main congklak saja,”kata Zafira.

Tak hanya mereka, anak-anak lainnya pun dapat bermain bakiak, boneka tangan, dan sebagainya. Sssttt di ruangan sebelahnya pun ada ruangan kecil tertutup lo! Itu ialah Bioskop Baca yang digunakan menonton film yang diangkat dari sebuah buku seperti The Old Man Who Read Love Stories, The Little Prince, Midnight’s Children, dan lainnya. Seru kan sobat?

Keajaiban membaca
Ya, Sobat dengan membaca buku yang disebut-sebut sebagai jendela dunia ini, kita bisa mengetahui banyak hal. Kita tak hanya melafalkan setiap kata, tetapi juga meresapi dan mengekspresikannya lewat imajinasimu kan?

Festival ini mengambil tema 7 keajaiban membaca, yaitu menajamkan imajinasi, mendapatkan ilmu pengetahuan membangun kepercayaan diri, menumbuhkan sikap peduli, menumbuhkan kreativitas, menjelajahi ruang dan waktu tanpa bergerak, serta menginspirasi gerakan perubahan.

Kalian juga ingin dapat keajaiban itu? Yuk baca! (Suryani Wandari/M-1)

Komentar