Pesona

Karakter Diri di Pesta Tahun Baru

Ahad, 18 December 2016 02:00 WIB Penulis: Siti Retno Wulandari

MI/ARYA MANGGALA

MOMEN pergantian tahun kerap diwarnai dengan undangan perayaan, baik yang sifatnya personal berdasarkan hubungan kedekatan maupun yang mengundang banyak tamu agar semakin meriah. Tak melulu penuh dengan entakan musik dan kerlip lampu, tetapi banyak juga perayaan yang justru membuka ruang obrolan lebih dekat dan suasana syahdu. Begitu mendapat undangan, yang pertama kali terlintas di benak pastilah busana pilihan.

National Chairman Indonesia Fashion Chamber (IFC), Ali Charisma, mengatakan pilihan busana pesta tahun baru ialah dengan menjadi diri sendiri. Berbusana yang baik bukan melulu harus mengikuti tren, melainkan mengikuti kenyamanan pemakai dan kesesuaian dengan tema pesta. Warna-warna terang dan pastel menjadi salah satu saran Ali yang bisa membantu para perempuan yang akan datang ke pesta.

"Jangan menerjemahkan sesuatu secara mentah. Semisal datang ke pesta harus tampil seksi, tidak harus menggunakan busana yang memeluk tubuh atau memiliki potongan tinggi di daerah kaki. Bisa diaplikasikan keseksian itu lewat tata rias atau pun rambut juga dengan pilihan warna baju," kata Ali seusai melakukan pemotongan tumpeng sebagai simbol perayaan satu tahun IFC dan pembukaan toko yang menampilkan koleksi ready to wear anggota IFC, Rabu (14/12).

Yang terpenting, imbuh Ali, pemilihan busana juga harus mempertimbangkan pemilihan warna agar sesuai dengan mood yang diciptakan, bergembira bersama-sama. Tidak ada pakem yang mengharuskan bagaimana sebaiknya tampil ke pesta, bisa dengan baju yang sopan dan padu padan menarik. Pun dengan pemilihan baju yang seksi dengan potongan-potongan yang memperlihatkan bagian tubuh tertentu. Karena itu, kami memberikan lima contoh busana yang bisa menjadi inspirasi untuk tampil beda saat perayaan pesta tahun baru. Bukan hanya persoalan garis potong, melainkan juga bahan yang digunakan untuk menjadi busana masa kini.

1. Lurik dari Phillip Iswardono
Siapa yang bilang kain lurik tidak bisa dikenakan untuk menghadiri pesta pergantian tahun? Desainer asal Yogyakarta, Phillip Iswardono, menggabungkan dua pola garis lurik vertikal dan horizontal. Nuansa segar ditampilkan dengan pilihan pola horizontal berlatar kain warna putih. Kain tersebut menjadi sambungan lengan bagian kanan, sementara bagian kiri dibiarkan tanpa lengan dengan aksen ikat pita pada bahu. Tak lupa, Phillip menambahkan obi berwarna merah.

2. Corak Insang Pontianak
Jika hanya ingin sedikit menambahkan corak tradisional pada pilihan busana perayaan pesta tahun baru, rancangan Rika Aprianti, desainer asal Pontianak bisa menjadi inspirasi. Palet gaun merah berpotongan A line itu tanpa lengan, diberi sisipan aksen kain tradisional bercorak Insang Pontianak di bagian dada. Busana tersebut juga dilengkapi dengan cape panjang berwarna senada.

3. Cape Kain Sarung
Kain sarung ternyata bisa dipadu padan dan dibentuk agar bisa menjadi lebih gaya. Seperti olahan tangan Dwi Iskandar dalam lini Dwico yang menghasilkan cape tanpa lengan dan membelah di satu sisinya. Di bagian kerah dibuat tinggi layaknya sweter dengan warna biru, paduan kontras, tapi memberikan hasil yang segar. Cape tersebut dipadukan dengan gaun hitam pas badan bercorak putih.

4. Aksen Volume di Bahu
Laura Paulina Kelly, desainer asal Surabaya, memberikan aksen unik mulai kerah yang kemudian menyatu ke arah bahu hingga siku. Lipatan dan pemberian volume pada lengan memberikan kesan seksi dan elegan sekaligus. Pilihan corak kain tradisional di bagian depan gaun pendek ini menjadi paduan unik potongan modern dan penuh pada bagian lengan.

5. Hitam Putih Polkadot
Jika ingin mengenakan busana dengan tampilan ringan tapi tetap pantas dipakai ke pesta, desainer asal Yogyakarta yang baru saja bergabung dengan IFC, Hendri Mugi, memberikan rancangan minimalis dan seksi. Padu padan atas berwarna putih dengan lengan berbahan renda warna hitam dan diberi aksen cutout pada bahu. Sementara bawahannya berupa rok bermotif polkadot dengan sisipan aksen bahan hitam di bagian bawah sebelah kiri.(M-3)

Komentar