Travelista

Keindahan Terserak di Semua Pulau

Ahad, 11 December 2016 08:37 WIB Penulis: Bro/M-1

MI/Sumaryanto Bronto

Kesibukan di Pelabuhan Tarempa mengantarkan saya menjelajahi pulau-pulau di sekitarnya. Dengan menyewa kapal cepat, saya mengunjungi Pulau Penjalin dengan lama perjalanan selama 1,5 jam. Pulau yang merupakan pulau terluar Indonesia yang berbatasan dengan Malaysia, Singapura dan Vietnam ini adalah salah satu yang terindah di Anambas.

Pulau ini mempunyai lanskap alam yang komplet dari pesisir pantai hingga perbukitan. Pantainya dianugerahi dengan pasir putih nan lembut. Beberapa sudut pantai dapat ditemukan batuan granit yang memperindah pemandang­an.

Pantai ini punya karakteristik yang landai dengan visibilitas air yang cukup jernih. Berenang dan bersnorkeling di antara terumbu karang berukuran besar dengan kondisi yang sangat baik dapat disaksikan hanya dari kedalaman 3 meter, bercengkrama dengan ikan-ikan yang berenang hilir mudik di sekitar karang menjadi pilihan yang mengasyikkan, selain bermalas-malasan di atas pasir putih yang sangat lembut dan membentang sepanjang 1 kilometer.

Pulau Durai
Tidak jauh dari Pulau Penjalin, Pulau Durai menawarkan pemandangan yang begitu indah. Hamparan pasir putih dan birunya air laut yang jernih dan dangkal membuat biota laut dan terumbu karang terlihat jelas oleh mata. Selain memiliki pantai-pantai yang luar biasa, Pulau Durai merupakan ‘kampung halaman’ penyu belimbing (Dermocheyls coriacea). Para penyu mampir ke pulau ini untuk bertelur, dan saat menetas kita dapat melihat ratusan tukik merayap dari lubangnya menuju bibir pantai.

Pulau Temawan
Seolah dicipta bagi mereka penyuka sunyi, Pulau Temawan merupakan pulau yang wajib disinggahi saat bertualang di Anmbas. Jarak antara Pulau Temawan dan Penjalin cukup jauh, menggunakan kapal cepat berukuran mini butuh waktu 1 jam untuk mencapai pulau yang tidak berpenghuni dengan gugusan batu-batu yang besar dan menjadi habitat ekosistem mangrove.

Sebenarnya ada dua, yaitu Pulau Temawan Kecil dan Pulau Temawan Besar, sesuai dengan namanya Pulau Temawan Kecil luasnya tidak lebih dari 2 ha, tetapi justru pulau ini yang banyak dikunjungi warga sekitar di hari libur atau akhir pekan.

Kontur pulaunya landai, lanskapnya merupakan hamparan pasir putih yang besar dan padat. Terdapat tumbuhan bakau yang cukup rimbun di sudut pulau. Pada saat air surut, kita bisa berjalan menuju Pulau Temawan Besar.

Tidak kalah menariknya dan sangat terkenal di kalangan traveller mancanegara, Pulau Bawah, tempatnya begitu tenang dan terpencil.

Menurut beberapa traveller mancanegara, laguna Pulau Bawah adalah salah satu yang terbaik di dunia, sekelas dengan Bora-Bora di Tahiti. Tak hanya indah di permukaan, formasi koralnya pun tidak kalah cantik. Keindahan dan panorama Pulau Bawah kabarnya memikat bintang sepak bola dunia, David Beckham, untuk mengunjunginya.

Masih banyak pulau-pulau yang harus dikunjungi di kepulauan Anambas. Lima hari berada di sana sekaan tidak cukup.

Akses transportasi menuju Anambas dapat ditempuh dengan jalur udara. Setelah beberapa tahun vakum jalur penerbangan Tanjung Pinang-Matak, penerbangan ke Anambas kembali dibuka awal September lalu dengan dua kali penerbangan dalam seminggu. Pilihan lainnya yakni melalui jalur laut melalui Pelabuhan Telaga Punggur di Batam dan Pelabuhan Sri Bintan Pura di Tanjung Pinang.

Di kedua pelabuhan tersebut penumpang dapat memilih mengunakan kapal cepat dengan jarak tempuh 9-10 jam perjalanan atau Kapal Pelni yang mempunyai jadwal keberangkatan dua minggu sekali serta Kapal Perintis dengan memakan waktu selama 18-20 jam perjalanan.

Saat paling tepat untuk datang berwisata mengunakan jalur laut ialah Maret hingga Agustus ketika gelombang laut sangat tenang. Namun, jangan coba menjajal untuk datang pada September hingga Februari. (Bro/M-1)

Komentar