Foto

Melejit di Ranah Maya

Ahad, 4 December 2016 02:45 WIB Penulis: Gino Franki Hadi

MI/Gino Franki Hadi

DI lantai atas sebuah rumah di bilangan Pondok Gede, di kamar masing-masing, dua kakak beradik sibuk bicara dan bergaya di depan kamera. Jovi Adhiguna Hunter dan adiknya, Sarah Ayu Hunter, ialah video blogger ( vlogger) yang sudah jadi selebritas di dunia maya. Sarah Ayu Hunter dikenal sebagai beauty vlogger. Video yang ia unggah di channel Youtube-nya bisa ditonton hingga lebih dari 300 ribu kali, sedangkan akun Instagram-nya memiliki 161 ribu pengikut.

Sang kakak memiliki lebih dari 52 ribu pengikut di Instagram, sedangkan video-video Youtube-nya ditonton sekitar 200 ribu kali. Pria kelahiran 24 Juni 1990 itu lebih sering membuat video tentang gaya hidup, perjalanan wisata, fenomena kehidupan, hingga pengalaman-pengalaman pribadi. Misalnya, pengalamannya mendapat banyak komentar negatif dari para netizen. Mahasiswa tingkat akhir Sekolah Tinggi Seni Rupa dan Desain Indonesia (Stisi) Telkom Bandung itu memang kerap dijuliki androgini oleh teman-temannya.

Androgini ialah istilah yang digunakan untuk menunjukkan pembagian peran yang sama dalam karakter maskulin dan feminin pada saat bersamaan. Jovi memang senang mengenakan busana perempuan maupun pria dan tidak ragu merias wajah. Dengan tubuh tinggi semampai, Jovi pun kerap menjadi model di peragaan busana dan luwes berlenggok mengenakan hak tinggi. Jovi menjawab berbagai kritik dengan terus berkarya. Ia merancang baju dan sepatu dengan merek Pour yang membuat busana siap pakai untuk pria dan wanita. Di dunia vlogger, ia pun terus bebas mengekspresikan diri. Ia bisa jadi pemeran, editor, sekaligus sutradara. Tidak hanya meraih popularitas, Jovi juga bisa meraup pendapatan.

Vlog memang telah menjadi dunia yang juga banjir sponsor dan investor. Jovi sendiri kini laris menerima tawaran sebagai model dari desainer di Singapura dan Hong Kong. Sebelum Jovi memang telah banyak selebritas dunia maya yang lahir di Tanah Air. Sebut saja Raditya Dika hingga Edho Zell. Mereka tidak hanya memberi hiburan, tetapi juga membuka dunia baru tentang seni kreasi. Ketika kesenangan mereka dibarengi dengan kesungguhan dan keahlian, hasilnya pun jadi tidak sepele. Inilah bintang-bintang baru dunia maya. (M-3)

Komentar