Travelista

Empat Dekade Smailing Tour

Ahad, 4 December 2016 02:30 WIB Penulis:

DOK. SMAILING TOUR

KESERUAN yang dialami rombongan media yang diajak piknik bersama oleh Pullman Legian Bali pada 26 hingga 29 September lalu ternyata tak lepas dari kontribusi Smailing Tour DMC, salah satu anak perusahaan dalam naungan kelompok Smailing Tour. Perusahaan yang mengklaim sebagai Destination Management Expert inilah yang membawa para jurnalis menjajak ombak Pantai Kuta, dengan mengikuti kursus selancar oleh Dekom. Seru, Instagramable dan premium!

Karakter itulah yang menjadi konsep perusahaan yang berawal dari usaha penjualan tiket pesawat terbang pada 1976 lalu itu. Kini, Smailing Tour yang telah berusia empat dekade menjadi salah satu perusahaan biro perjalanan terbesar di Indonesia.

“Salah satu fokus kami sekarang ialah pengembangan destinasi inbound. Kami berdiskusi langsung dengan Kementerian Pariwisata dan mendapat penjelasan tentang 10 destinasi baru seperti Labuan Bajo, Lombok, dan kami telah menggarap daerah-daerah itu sekarang,” kata Anthony Akili, President dan CEO Smailing Tour, dalam acara jumpa media di Museum Akili, Jakarta Barat, 29 November lalu.

Perusahaan yang menurut Rudi Akili, sang pendiri, tak terimbas ledakan bisnis penjualan tiket pesawat dan booking hotel daring itu memantapkan diri dengan mendirikan SML Premium Events serta Afini.

“Kami tak bermain di volume, tapi pada kualitas. Karena kami bahkan dari base konsumen yang sudah ada, baru 30%-nya yang kami garap maksimal. Selebihnya ada banyak peluang yang bisa dimanfaatkan,” kata Rudi.

SML Premium Events, kata Anthony, akan memberikan layanan premium, seperti acara perusahaan, pernikahan, termasuk yang diselenggarakan di tempat-tempat eksotis seperti Bali dan Lombok.

Di sisi lain, Afini melayani klien premium yang ingin berpelesir ke destinasi eksklusif di destinasi-destinasi terpilih. Yuk liburan! (*/M-2)

Komentar