Internasional

Trump Umumkan Tinggalkan Kerajaan Bisnisnya

Kamis, 1 December 2016 07:10 WIB Penulis: Wanda Indana

Presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump. -- AP Photo/Dario Lopez-Mills

PRESIDEN terpilih Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan akan meninggalkan kerajaan bisnisnya secara total untuk fokus pada tugasnya sebagai presiden. Langkah itu untuk menghindari konflik kepentingan.

Trump mengumumkan hal itu melalui akun Twitter resmi pribadinya. Trump berencana mengadakan konferensi pers untuk menjelaskan secara detail terkait kepergian dirinya dari dunia bisnis yang membesarkan namanya.

"Saya akan mengadakan konferensi pers di New York City dengan anak-anak saya pada 15 Desember, membahas fakta bahwa saya akan meninggalkan bisnis saya yang besar dalam rangka untuk fokus sepenuhnya dalam menjalankan pemerintahan guna membuat Amerika besar lagi," cuit Trump, Rabu (30/11).

Menurut Trump, sebetulnya dirinya tidak berkewajiban untuk meninggalkan bisnis. Tapi sebagai presiden, Trump memutuskan dirinya tetap keluar dari dunia bisnis untuk menghindari konflik kepentingan.

Trump sebelumnya dikritik tajam oleh banyak pihak karena enggan melepas kerajaan bisnisnya yang diangap bisa menyebabkan kegagalan menjalani tugas memimpin AS.

"Karena itu, dokumen-dokumen hukum sedang dibuat yang membawa saya benar-benar keluar dari operasi bisnis. Menjadi Presiden adalah tugas yang jauh lebih penting," tegas dia.

Donald Trump memenangkan Pemilu Presiden Amerika Serikat (AS) pada 9 November. Trump menang dengan suara electoral vote 276. Setiap capres memerlukan angka 270 untuk memenangkan Pilpres AS.

Secara keseluruhan, Trump meraih 48% suara. Sementara Clinton mendapatkan 47,2% suara dengan hanya meraih 218 suara electoral vote. (MTVN/OL-3)

Komentar