Advertorial

Rayakan Ultah ke-53, RSUP Persahabatan Resmikan Gedung Baru

Jum'at, 11 November 2016 18:40 WIB Penulis: Micom

Ist

RUMAH Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan merayakan ulang tahun yang ke-53 pada Senin (7/11). Dalam acara syukuran ulang tahun tersebut, Menteri Kesehatan Nila F Moeloek mengingatkan lagi tentang pentingnya pembangunan infrastruktur baru di rumah sakit untuk memperlancar pelayanan bagi masyarakat.

"Rumah sakit memiliki kewajiban untuk memberikan pelayanan yang aman, bermutu, antidiskriminasi, efektif bagi pasien," tegas Menkes dalam pidato sambutan pembukaan syukuran ulang tahun di depan jajaran Direksi RS Persahabatan dan karyawan.

Selain itu Nila Moeloek mengatakan pelayanan primer dan rujukan bagi pasien dapat dilihat dari pembangunan RS Persahabatan, khususnya pembangunan gedung Prof dr Rasmin Rasjid, Gedung Pusat Simulasi Respirasi dan Unit Layanan Diabetes Terpadu.

Seperti diketahui, acara ulang tahun ke-53 itu sekaligus untuk meresmikan gedung baru tersebut. Diharapkan keberadaan bangunan gedung baru tersebut dapat mendorong rumah sakit lain untuk mengikuti proses akreditasI internasional.

Adapun dengan adanya Gedung Pusat Simulasi Respirasi dan Unit Layanan Diabetes Terpadu, penderita diabetes yang berobat ke RSUP Persahabatan kini akan mendapatkan pelayanan multidisiplin satu pintu. Mereka juga mendapat perhatian khusus terhadap kemungkinan ada problem penyakit respirasi yang serius yang harus mendapatkan penanganan khusus.

Direktur Utama RS Persahabatan dr Mohammad Ali Toha menambahkan, tema ulang tahun yang diangkat yaitu 'RSUP Persahabatan yang Berbudaya, Unggul, dan Berstandar Internasional', memiliki dasar lima nilai utama yaitu profesionalisme, integrasi, kolaborasi, kesempurnaan dan orientasi pada pelanggan dan perilaku positif yaitu kerja keras, ikhlas, cerdas, dan tuntas.

"RSUP Persahabatan akan menggali potensi untuk pelayanan yang benar-benar unggul dan layak diunggulkan," terang Ali Toha.

RSUP Persahabatan diresmikan pada 7 November 1963 oleh Presiden Soekarno sebagai sumbangan pemerintah Rusia untuk rakyat Indonesia. Karena itulah rumah sakit ini diberi nama Rumah Sakit Persahabatan, karena menjadi simbol persahabatan Indonesia dengan Rusia.

Saat ini RS Persahabatan merupakan rumah sakit umum pusat kelas A. Untuk mendorong terciptanya iklim pelayanan rumah sakit berstandar internasional seluruh jajaran rumah sakit juga mempersiapkan diri untuk mengikuti akreditas internasional pada tahun 2018. (Adv/X-12)

Komentar