Seni

Seniman Indonesia dan Inggris Berkolaborasi

Rabu, 19 October 2016 09:41 WIB Penulis: Eriez M Rizal

Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Moazzam Malik -- MI/Arya Manggala

PEKERJA seni Indonesia dan seniman asal Inggris menjalin kolaborasi dalam United Kingdom-Indonesia (UKD/ID) Festival 2016 untuk lebih memunculkan talenta kreatif muda dan pemanfaatan teknologi baru digital secara artistik.

Kegiatan yang digelar British Council, organisasi asal Inggris untuk kebudayaan dan pendidikan, itu dibuka di NuArt Gallery-Sculpture, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (18/10).

Selain Bandung, ajang yang dimulai sejak Selasa (18/10) dan berakhir pada 10 Desember 2016 itu akan menyambangi sejumlah kota besar lain, seperti Jakarta, Solo, Surabaya, Yogyakarta, Padang, Ubud, dan Medan.

Direktur British Council Indonesia Paul Smith OBE mengatakan kegiatan itu diharapkan dapat menciptakan berbagai hubungan baru antara seniman, produser, kurator dan organisasi seni asal Inggris dan Indonesia.

"Selain itu, festival yang pertama kali digelar ini untuk menggali potensi masa depan dari para pelaku kreatif dan produser muda khususnya di Indonesia," cetus Paul di Bandung, Selasa (18/10).

Festival yang mengedepankan kolaborasi antara 33 organisasi kesenian dan pelaku seni Indonesia serta 26 seniman asal Inggris itu merupakan program tiga tahun UK/Indonesia 2016 hingga 2018 yang diluncurkan ketika Presiden Jokowi datang ke Inggris pada April silam.

Duta Besar Inggris Moazzam Malik, pada kesempatan sama mengatakan UK/ID Festival adalah salah satu wujud implementasi nota kesepahaman ekonomi kreatif yang ditandatangani Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Indonesia dan Kementerian Kebudayaan Inggris.

"UK/ID Festival 2016 menunjukkan bahwa banyak hal hebat yang dapat tercipta ketika Inggris dan Indonesia berkolaborasi," ujarnya.

Pada pembukaan UK/ID Festival 2016 di Kota Kembang, para pengunjung disuguhi totonan sejumlah film pendek peraih penghargaan yang diputar oleh Serrum Studio melalui program Gerobak Bioskop, serta pertunjukan seni musik dan visual XFRMR (transformer) karya Robbie Thomson yang memanfaatkan kemampuan bunyi kumparan tesla.

Festival itu juga akan menghadirkan James Cousins Company, kelompok tari yang akan mementaskan 'Rosalind' yang terinspirasi dari As You Like it karya penyair William Shakespeare di Jakarta pada 25 Oktober dan di Solo tanggal 29 Oktober 2016. (X-12)

Komentar