DESAIN

Era Dapur Super

Ahad, 7 August 2016 10:31 WIB Penulis: Bintang Krisanti

DOK IKEA

DAPUR dan ruang kerja itu hanya dibatasi dengan din ding pendek. Dengan begitu, dari ruang kerja, orang dapat melihat aktivitas di dapur dengan leluasa, begitu pula sebaliknya. Akses di antara kedua ruangan pun dibuat lebar sehingga berlalu lalang pun menjadi mudah. Sekilas gaya ruangan ini mungkin terlihat tidak nyaman, terutama bagi mereka yang ada di ruang kerja.

Namun, sebenarnya model ini ialah perkembangan dapur yang menyesuaikan dengan kebutuhan orang-orang modern. Ruang kerja tersebut sesungguhnya masih tetap disebut dapur karena menjadi bagian dari dapur. Model dapur dengan banyak fungsi ini disebut dengan dapur super (super kitchen). Selain memiliki area untuk bekerja, super kitchen juga bisa dilengkapi dengan area hiburan. Houzz Kitchen Trend Survey 2016 yang dilakukan di Amerika Serikat (AS) menunjukkan perluasan fungsi dapur.

Dari 2.400 orang responden, 49% di antara mereka menggunakan dapur untuk hiburan, sedangkan 43% menggunakan dapur juga sebagai area bersosialisasi dan 25% responden menggunakannya sebagai area kerja. Dengan makin luasnya fungsi dapur tidak heran, dua pertiga responden mengaku sedikitnya menghabiskan waktu 3 jam setiap hari di dapur. Dari situ pula, perusahaan interior dan perlengkapan rumah tangga berlomba menciptakan desain dapur yang lebih fungsional. Dapur dengan area kerja mungil itu, misalnya, merupakan proyek kerja sama Martha Stewart Living dan The Home Depot.

Mereka juga membuat desain dapur yang besar dengan meja cuci yang menyambung dengan meja makan. Dengan begitu, kegiatan masak bisa jadi atraksi yang menghibur tamu.

Tempat main anak

Banyaknya permintaan dapur fungsional juga direspons IKEA. Ririn Basuki, Humas IKEA Indonesia, menjelaskan, pihaknya menciptakan desain dapur yang fungsional menggunakan sistem dapur METOD. Sistem dapur METOD memberikan kebebasan untuk memilih desain dan fungsi sesuai dengan kebutuhan serta selera.

"Sistem dapur METOD memungkinkan bentuk rancang secara modular yang dapat disesuaikan dengan ukuran ruangan, dan hadir mengikuti fungsi, kebutuhan dan gaya yang diinginkan, dalam tampilan modern maupun tradisional," ujar Ririn. Rangkaian sistem dapur METOD hadir dalam empat kategori utama, yakni tradisional Skandinavia, modern Skandinavia, tradisional popular, dan modern popular.

Tradisional Skandinavia mengedepankan nuansa natural dengan sentuhan lekukan sederhana dan warna-warna pucat maupun alami, dan tampil lebih nyaman. Modern Skandinavia tampil dengan gaya minimalis dan aksen warna yang tegas. Desain METOD modern popular hadir dengan gaya kontemporer dengan warna-warna yang lebih gelap. Sementara itu, tradisional popular menampilkan gaya abad ke-18 dan 19 dengan sentuhan kolonial. Ririn juga menjelaskan dapur fungsional yang disukai pelanggan Indonesia ialah dapur yang menghadirkan kehangatan dan suasana kekeluargaan.

"Selain itu, dapur yang menyatu dengan ruang makan juga selalu menjadi favorit. Hal ini karena ketika sedang memasak, orangtua dapat memperhatikan si anak yang sedang bermain ataupun mengerjakan PR di meja makan," tandas Ririn. (Rio/vaultinteriors.com.au/M-1)

Komentar