Ramadan

Samsat Cuti, tidak Perlu Bayar Denda

Senin, 4 July 2016 05:11 WIB Penulis: DW/H-5

ANTARA/Reno Esnir

PELAYANAN Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) yang umumnya beroperasi di hari-hari biasa kini bakal tutup selama delapan hari, yakni terhitung 3-10 Juli 2016.

Hal itu mengikuti libur nasional dan cuti bersama Lebaran sehingga layanan pembayaran pajak kendaraan pun bisa kembali dilakukan pada 11 Juli 2016 mendatang.

Selama libur nasional dan cuti bersama, wajib pajak kendaraan bermotor tidak akan dikenai denda meski sudah jatuh tempo. “Bila 1 Juli 2016 wajib pajak tidak membayarkan pajak kendaraannya, akan langsung dikenai denda sesuai dengan peraturan,” ucap Direktur Ditlantas Polda Sumatra Selatan, Kombes Tomex Kurniawan, kemarin.

Ia menuturkan, wajib pajak harus memenuhi kewajiban membayarkan pajak kendaraannya sesuai dengan batas waktu yang telah diberikan.

Diakuinya, selama libur nasional dan cuti bersama, anggota yang bertugas di Samsat akan dialihkan untuk melakukan pengamanan di pos-pos pengamanan Operasi Ramadniya Musi 2016.

Pihaknya mengimbau bagi wajib pajak yang telah diberikan batas waktu pajak kendaraan tanpa dikenai denda, jangan terlena. “Karena bila tidak dibayarkan sesuai dengan batas waktu yang ada, pajak kendaraannya akan dikenai denda.”

Tomex mengatakan, seusai libur nasional dan cuti bersama Lebaran nanti pastinya akan terjadi penumpukan wajib pajak di Kantor Samsat Palembang dan sekitarnya.

Untuk itu, pihaknya juga telah siap melakukan antisipasi membeludak masyarakat yang akan melakukan pembayaran pajak kendaraan.

Pembayaran

Pembayaran bisa dilakukan di berbagai tempat, tidak hanya bisa dilakukan di Samsat Induk di Jalan POM IX Palembang, tetapi juga dapat dilakukan di Samsat Corner Palembang Trade Center, Samsat Pembantu Jakabaring, dan Samsat Keliling.

Selain itu, bisa juga lakukan pembayaran di payment point di seluruh kasir Bank Sumsel Babel dan lewat ATM Bank Sumsel Babel.

“Nantinya, untuk tempat pembayaran yang dilakukan di kasir Bank Sumsel Babel, akan diberikan bukti pembayaran dan bisa disahkan ke Samsat induk,” ungkap dia.

Selain itu, untuk kepraktisan, pembayaran melalui ATM Bank Sumsel Babel juga bisa dilakukan, dari hasil pembayaran keluar setruk pembayaran. Dari bukti setruk itulah bisa langsung dicetak di mesin yang berdampingan dengan ATM atau dibawa ke Kantor Samsat untuk dicetak.

Begitu pula dengan SIM, bagi pengendara yang SIM-nya habis masa saat Lebaran dan cuti bersama, juga harus langsung melakukan perpanjangan. “Bila tidak, tindakan penilangan pastinya akan dilakukan karena batas toleransi telah habis diberikan,” tutup dia. (DW/H-5)

Komentar