Eksplorasi

Hemat Bahan Bakar dengan Teknologi Lawas

Sabtu, 18 June 2016 06:21 WIB Penulis: dailymail.co.uk/Zic/L-2

Dok. KENS

MENEKAN banyak pengeluaran bahan bakar dari penggunaan kendaraan bermotor per satuan jarak telah menjadi obsesi bagi seluruh pengendara hemat di dunia.

Namun, dalam mewujudkan hal tersebut tidaklah mudah, diperlukan riset dan penggunaan teknologi canggih.

Seorang inventor di Texas mendobrak pemahaman sebelumnya dan mengklaim telah membuat sebuah mesin yang dapat mencapai tingkat efisiensi yang menakjubkan.

Josh Macdowell dari San Antonio, Texas, yang percaya mesin yang diciptakannya, dapat membantu kendaraan bersegmen SUV (sport tility vehicle) dapat mencapai 100 mil per galon (mpg) dalam perjalanan.

Mesin yang dibuatnya mengombinasikan mesin stirling dengan teknologi termofil yang dapat mengubah energi panas menjadi listrik.

Sebuah hal yang menarik dalam penciptaan mesinnya, ia menggunakan desain mesin stirling.

Mesin stirling bukanlah teknologi baru, seiring dengan masuknya era minyak, mesin itu ditinggalkan karena dianggap tidak efisien.

Namun, saat ini ketika terjadi krisis energi mesin itu mulai mendapat perhatian kembali.

Stirling merupakan sebuah mesin yang pertama kali diciptakan oleh Robert Stirling, seorang pendeta di Skotlandia sekitar 200 tahun yang lalu (1816).

Paten original stirling berisi sejumlah elemen yang sekarang dikenal sebagai stirling cycle engine, yaitu berupa sebuah power piston, sebuah displacer, dan sebuah regenerator.

Mesin Stirling dalam pengaplikasiannya menggunakan pertukaran udara panas dan dingin untuk kekuatan mesin.

Mesin Stirling yang digunakan oleh Macdowell berasal dari bekas eksperimen NASA terhadap sebuah kendaraan yang dilakukan pada awal 1980-an.

Mesin Stirling yang asli berukuran cukup besar, tapi Macdowell telah mendesain ulang untuk terlihat lebih seperti mesin empat silinder kecil.

Saat ini, konsep Mcdowell telah menerima dukungan ilmiah dari para peneliti di Texas A&M University.

Dr Mirley Balasubramanya, fisikawan matematika di Texas A&M University mengakui hasil karya Macdowell sebagai ide yang bagus.

Bersamaan dengan pematenan desain mesin, kini Macdowell tengah menguji penemuannya dalam mobil listrik hibrida, yang memungkinkan pengemudi membawa kendaraannya pada kecepatan rata-rata di tol tanpa membutuhkan pengisian ulang bahan bakar.

Berupaya untuk menggambarkan betapa signifikan penemuannya, Macdowell mengatakan desainnya ditujukan untuk industri hibrida.

Meskipun digunakan oleh sebuah mobil listik hibrida, ia yakin mesinnya dapat digunakan pada mobil truk pikap Ford F-150 dan mendapati setidaknya terdapat efisiensi sekitar 58 mil per galon.

Pada rencana selanjutnya, ia akan mengemudikan mobil yang menggunakan mesinnya pada perjalanan sekitar 2.000 mil dari pantai timur AS ke California.

Ia berhipotesis, dengam mesinnya itu, ia dapat membuat perjalanan tersebut hanya membutuhkan kurang dari 40 galon bahan bakar.

Macdowell berjanji akan mendokumentasikan segala sesuatu dalam perjalananya dan mengirim temuannya ke Southwest Research Institute di San Antonio untuk memverifikasi hasil.

Komentar