Humaniora

Dewi Lestari Berbagi Pengalaman Menulis Supernova

Rabu, 18 May 2016 19:53 WIB Penulis: Antara

ANTARA

PENULIS novel Supernova Dewi Lestari Simangunsong berbagi pengalaman dengan ratusan mahasiswa serta penulis muda saat pergelaran Makassar Internasional Writers Festival (MIFW) 2016 edisi keenam.

"Cerita tentang awal menulis Supernova adalah memberikan hadiah ulang tahun ke-25 bagi saya," kata perempuan yang aktab disapa Dee ini di Benteng Fort Rotterdam, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (18/5).

Menurut dia, menjadi penulis sudah menjadi impiannya sejak kecil. Dia ingin melihat bukunya terpampang di rak-rak toko buku. Dee pun menghabiskan waktu selama 10 tahun perjalanan menulis Hexalogy Supernova.

"Ini impian termanis bagi saya saat pertama kali buku itu berada di toko. Saya berkata ke suami saya, jika saya bisa mencapai titik tersebut, saya sudah siap mati kapan saja," tuturnya sambil bercanda.

Selain itu, Dee menyatakan saat menyelesaikan seri terakhir Supernova, seperti mencapai puncak. Namun, seiring penulisan seri terakhirnya, 'Intelijensi Embun Pagi', justru membuatnya merasa kehilangan yang mendalam.

Di hadapan ratusan pembaca Supernova dan penulis muda yang memenuhi ruang Chapel Benteng Rotterdam, Dewi Lestari juga berbagi tentang pengalaman menariknya dengan pembaca.

"Ada yang datang ke saya sambil bilang, Mbak Dee, saya membaca Supernova sejak kelas dua SMA, sekarang punya anak dua. Ada juga yang dilamar dengan novel Supernova," ucapnya didampingi Direktur MIWF Lily Yulianti Farid sebagai moderator .

Bahkan, Dee juga berbincang dengan seorang penggemar yang hadir mengisahkan bahwa sang istri penggemar beratnya sehingga membuat seisi ruangan tertawa mendengar kisahnya. Ketika seri terakhir Supernova dirilis, kata dia, istrinya lebih memilih menghabiskan waktu membaca novel tersebut hingga menelantarkan suami dan anaknya, padahal sudah waktunya makan malam.

"Apabila seorang pembaca mendatangi saya dengan berkata bahwa buku saya mengubah hidup mereka, buat saya itu adalah penghargaan yang tidak bisa dibeli dengan apa pun," tuturnya terharu.

Sebelumnya, Dee memberikan ruang kepada 15 pembaca Supernova yang terpilih mendapat kesempatan foto bersama Dee dan sedikit berbincang untuk berbagi tips menulis cerita dengan baik. (Ant/OL-5)

Komentar