Internasional

Badai Sanba Tewaskan 4 Warga

Rabu, 14 February 2018 08:00 WIB Penulis:

AFP/ERWIN MASCARINAS

EMPAT orang tewas di Filipina Selatan saat badai tropis menerjang area itu. Badai datang dengan disertai hujan deras.

Akibat hujan deras yang tidak kunjung berhenti menyebabkan tanah longsor. Menurut kepala polisi setempat, James Alendogao, kejadian itu sangat menakutkan dan mematikan.

Badai tropis Sanba menerjang wilayah pantai timur Pulau Mindanao, kemarin, dengan kecepatan 75 km per jam. Pulau tersebut terletak di bagian selatan Filipina.

Alendogao melanjutkan hujan deras yang memicu terjadinya tanah longsor menyerang desa yang terletak di gunung, yaitu di luar kota tambang Carrascal.

"Wilayah-wilayah itu sampai sekarang belum bisa diakses dan kami belum tahu seberapa luas kerusakan yang terjadi," tambahnya.

Sementara itu, Badan Cuaca Nasional menyatakan dalam 24 jam badai diprediksi akan berpindah ke arah barat laut membawa hujan dengan intensitas sedang.

Badai itu akan melewati Filipina. Sebagai informasi, negara kepulauan itu setidaknya diterjang sebanyak 20 badai setiap tahunnya, termasuk topan yang mematikan.

Adapun Badai Sanba tercatat menjadi badai terdahsyat kedua pada tahun ini dan menjadi yang pertama membawa korban jiwa.

sebelumnya, pada Desember 2017, Badai tropis Tembin menewaskan 240 warga di Mindanao.

Namun, rekor mematikan masih dipegang super topan Haiyan yang menyebabkan 7.350 orang meninggal dan hilang. (AFP/Ire/I-4)

Komentar