Megapolitan

Terungkap, Mobil Kreditan Jadi Pemicu Ayah Bantai Istri dan Dua Anak

Rabu, 14 February 2018 07:10 WIB Penulis:

Ilustrasi

POLISI akhirnya menjadikan Pendi, 55, sebagai tersangka dugaan pembunuhan terhadap istrinya, Emang, 40, dan kedua anak tiri Pendi, Nova, 19, dan Tiara, 11, di Perumahan Taman Kota Permai 2, Blok B6 RT 05/12, Kelurahan Periuk, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Banten.

Kapolres Metro Tangerang Kombes Harry Kurniawan menjelaskan, hal itu didapat polisi dari pengakuan Pendi yang kini tengah kritis lantaran upayanya bunuh diri seusai membantai gagal.

Perbuatan tega itu, diakui Pendi, dilakukannya lantaran kekesalan dia yang memuncak karena tiap hari rumahnya didatangi petugas dari perusahaan pembiayaan mobil yang diambil istrinya.

"Mobil itu dibeli istrinya dengan cara kredit. Karena belakangan tidak lagi mampu bayar, sering terjadi cekcok di antara mereka," kata Kapolres.

Pendi mengaku sudah kesal kepada istrinya sejak awal yang tak pernah berkonsultasi dengannya untuk mengambil mobil. Kekesalan bertambah ketika pembayaran angsuran mobil Daihatsu Ayla milik istrinya macet. Saban hari rumahnya didatangi penagih utang.

Cekcok pun tak terelakkan hingga ia gelap mata. Dengan membabi buta, ia menghabisi anggota keluarganya, Senin (12/2) lalu.

"Kami menetapkan dia sebagai tersangka karena di tempat Pendi terkulai, petugas menemukan senjata tajam yang dipenuhi lumuran darah," kata Kapolres.

Seusai membunuh ketiganya, pelaku berupaya bunuh diri. Namun, upayanya mengakhiri hidup tersebut gagal. Polisi membawanya ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta.

Akibat perbuatannya, pelaku dapat diancam dengan hukuman sumur hidup karena telah melanggar Pasal 338 KUHP jo Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana. (SM/J-1)

Komentar