Kesehatan

Cegah Stretch Marks sedari Awal Kehamilan

Rabu, 14 February 2018 06:00 WIB Penulis: (Pro/H-3)

thinkstock

STRETCH mark yang ditandai dengan guratan putih pada kulit di perut menjadi salah satu hal yang kerap merisaukan kaum perempuan. Gangguan yang umumnya timbul akibat kehamilan itu sangat sulit dihilangkan. Karena itu, tindakan pencegahan sangat dianjurkan.
Dokter ahli estetika, dr Kevin A Maharis, mengatakan penyebab stretch mark bersifat multifaktor. Umumnya pemicu terbesar ialah perubahan hormon dan produksi kolagen yang tak bisa mengikuti peregangan kulit semasa kehamilan. "Kondisi stretch mark itu kemudian juga dapat diperparah oleh abrasi. Akibat gesekan handuk saat mengeringkan tubuh misalnya. Juga ketika mandi menggunakan pembersih dan juga menggaruk saat merasa gatal di perut," ujar Kevin dalam acara peluncuran Bio-Oil kemasan baru, di Jakarta, Selasa (13/2).

Karena itu, lanjutnya, sangat disarankan bagi setiap orang, khususnya wanita, yang memiliki potensi stretch mark lebih tinggi untuk lebih hati-hati dan lembut dalam memperlakukan kulit. Selain itu, sangat disarankan untuk menggunakan pelembap.
"Moisturizer (pelembap) bisa membantu. Peregangan memiliki celah di bawah kulit sehingga ketika diberi minyak bisa meredam peregangan yang terlalu lebar," kata Kevin. Menurut Kevin, meski wanita hamil paling rentan untuk mengalami stretch mark, bukan berarti wanita yang tidak hamil tidak dapat memilikinya. Stretch mark dapat terjadi pada semua orang, termasuk laki-laki bila tidak menjaga kesehatan kulit, berat badan ideal, dan pola makan sehat.

"Memang sejauh ini wanita tetap lebih banyak mengalami masalah ini karena fase hidupnya, yakni kehamilan," ujar Kevin. Dikatakan Kevin, untuk wanita hamil, umumnya stretch mark sudah akan mulai muncul pada usia kehamilan trimester kedua. Itu akan semakin terlihat ketika menjelang melahirkan. Untuk menghindari itu, sangat disarankan untuk wanita hamil menggunakan pelembap secara rutin pada bagian perut segera setelah ia mengetahui dirinya hamil.

"Atau paling tidak ketika mulai memasuki trimester kedua. Yang pasti, lebih cepat lebih baik," imbuh Kevin. Hingga saat ini, sambung Kevin, stretch mark merupakan masalah kulit yang sangat sering terjadi dan sangat sulit diatasi secara total. Umumnya, guratan yang timbul hanya dapat disamarkan tanpa bisa dihilangkan secara total. "Kalau sudah telanjur ada, bisa diterapi lewat pemberian vitamin E dan A khusus, tapi harus dengan supervisi dokter. Tidak boleh sembarangan," tutup Kevin. (Pro/H-3)

Komentar