Sepak Bola

Romantika Dua Mantan Kampiun di Estadio do Dragao

Rabu, 14 February 2018 03:16 WIB Penulis: (AFP/goal/Sat/R-3)

AFP PHOTO / FRANCISCO LEONG

KETIMBANG beberapa duel lain, laga FC Porto kontra Liverpool pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Estadio do Dragao, dini hari WIB nanti, mungkin kalah kemilau. Meski begitu, bukan berarti laga tersebut bisa dipandang sebelah mata.
Bagaimana pun, keduanya mantan juara Liga Champions. Porto merupakan kampiun 2003-2004, sedangkan Liverpool 2004-2005. The Reds bahkan masih menjadi salah satu kolektor terbanyak trofi Liga Champions, yakni lima buah.
Memang sudah cukup lama mereka tidak pernah merasakan lagi manisnya trofi juara. Tidak berlebih­an jika keduanya bermimpi untuk mengulang kejayaan tersebut.

Jika dilihat dari sepak terjang kedua tim musim ini, memang tidak ada yang tidak mungkin. Liverpool, misalnya, sejak ditukangi Juergen Klopp, terus menunjukkan progres baik. Tim kebanggaan publik Anfield itu untuk kali pertama kembali mencicipi persaingan di babak knock-out setelah delapan tahun absen. Di pentas domestik, Liverpool pun sukses merangsek ke posisi tiga besar. Klopp pantas mendapatkan pujian karena membangun komposisi tim dengan porsi yang pas tanpa menghamburkan banyak uang di awal musim. “Saya hanya berusaha membuat setiap orang merasa penting, menikmati pekerjaan, dihormati, dan dibutuhkan,” tutur pelatih Jerman itu.

Dari empat kali perjumpaan sebelumnya, tim besutan Sergio Concecao itu dua kali menelan kekalahan. Terakhir mereka takluk 1-4 di Anfield di Liga Champions Eropa pada 2007/2008. Tidak berlebihan jika Liverpool lebih diunggulkan.
Klopp pun berencana mencuri poin demi meretas jalan ke babak selanjutnya. Skema utama 4-3-3 telah disiapkan Klopp dengan trio penyerang andalan, Sadio Mane, Roberto Firmino, dan Mohamed Salah. Walaupun begitu, FC Porto tidak akan memberikan perlawanan mudah bagi Liverpool. Porto bahkan bertekad menghadirkan neraka di Dragao. Winger Hector Herrera percaya timnya akan mampu menyingkirkan Liverpool. “Kami percaya pada peluang kami untuk lolos ke babak selanjutnya, bahkan kami menyadari itu sangatlah berat. Jika kami tidak menatap pertandingan ini dengan persiapan yang tepat, kami akan bermain buruk,” tegasnya. (AFP/goal/Sat/R-3)

Komentar