Humaniora

Ribuan Penderita Katarak Dapat Operasi Gratis

Selasa, 13 February 2018 12:23 WIB Penulis: Akhmad Safuan

Ketua Yayasan Media Group Ali Sadikin kunjungi pasien yang akan mengikuti operasi katarak secara gratis di Rumah Sakit Keluarga Sehat Pati Selasa (13/2)---MI/Akhmad Safuan

YAYASAN Media Group menyalurkan sumbangan pembaca Media Indonesia dan pemirsa Metro TV untuk bhakti sosial berupa operasi katarak gratis kepada ribuan warga kurang mampu di Indonesia.

Pada Selasa (13/2) sebanyak 102 warga kurang mampu di Kabupaten Pati, Jawa Tengah dalam dua hari mengikuti program bhakti sosial operasi katarak secara gratis hasil kerja sama Yayasan Media Group, Kodim 0718 Pati, Polres Pati, Gusdurian Pati dan Rumah Sakit Keluarga Sehat Pati.

Program bhakti sosial operasi katarak secara gratis yang dimotori oleh Yayasan Media Group tersebut cukup mengundang perhatian warga kurang mampu, bahkan setiap tahun peserta terus bertambah karena peserta adalah mereka yang tidak terjaring dalam program BPJS namun memiliki gangguan penglihatan.

Ketua Yayasan Media Group Ali Sadikin mengatakan bhakti sosial untuk menyalurkan bantuan yang diberikan para pembaca Media Indonesia dan pemirsa Metro TV tersebut cukup besar, khusus operasi katarak pada tahun 2017 telah dilakukan terhadap 4.200 warga kurang mampu dan tahun ini diharapkan jumlah peserta operasi katarak dratis ini akan lebih banyak lagi.

"Kita terus berupaya membantu kesulitan warga kurang mampu dengan bhakti sosial yang tidak hanya operasi katarak secara gratus juga kesehatan lainnya, termasuk menyalurkan bantuan untuk korban bencana alam," kata Ali Sadikin.

Ketua Klenteng Hok Tik Bio Pati Eddy Siswanto mengatakan Gusdurian Pati bekerja sama dengan berbagai pihak seperti Yayasan Media Group, Kodim dan Polres Pati akan terus mengadakan bhakti sosial operasi katarak secara gratis, karena ini sangat permanfaat untuk warga yang kurang mampu.

"Mereka yang kita pilih adalah selain yang tidak mampu juga tidak tercover BPJS," tambahnya.

Hingga saat ini jumlah penderita katarak dengan katagori tidak mampu secara ekonomi, ujar Eddy Siswanto, cukup besar dan mencapai ribuan orang. Di Kabupaten Pati saja juga cukup banyak dan jumlah pendaftar untuk program ini terus meningkat.

Komusaris Rumah Sakit Keluarga Sehat Pati Herry Purwanto menyambur gembira upaya memberikan pengobatan gratis kepada warga kurang mampu di Pati ini.

"Setiap tahun jumlahnya akan terus ditingkatkan, sehingga mereka akan terjaring semua dalam waktu singkat," imbuhnya.

Berdasarkan data yang ada, lanjut Herry Purwanto, pada tahun ini yang mendaftar untuk ikut program operasi katarak gratis sebanyak 200 lebih, namun setelah dilakukan seleksi dan verifikasi terdapat 102 yang dapat dilakukan dengan pertimbangan gangguan penglihatan yang parah, usia serta kemampuan ekonomi.(OL-3)

Komentar