Sepak Bola

Persija Menuju Trofi Juara

Selasa, 13 February 2018 06:01 WIB Penulis: Satria Sakti Utama

ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha

PERSIJA Jakarta memastikan satu tempat di final Piala Presiden 2018 setelah di leg kedua melawan PSMS Medan di Stadion Manahan dengan skor tipis 1-0, Senin (12/2). Kemenangan itu membuat Macan Kemayoran lolos dengan agregat 5-1 setelah di leg pertama menang 4-1.

Pemain depan Kroasia, Mario Simic kembali menjadi bintang Persija. Setelah membukukan trigol di leg pertama, Simic kembali membuktikan ketajamannya dengan mencetak gol tunggal kemenangan Persija di leg kedua pada menit ke-60.

Gol ini membuat penyerang Kroasia itu semakin dekat dengan penghargaan pencetak gol terbanyak di Piala Presiden 2018. Hingga babak semifinal, Simic telah mencetak sembilan gol.

PSMS sendiri sejatinya tampil jauh lebih baik di leg pertama pada Sabtu (10/2). Tidak lagi terlihat kelengahan di sektor belakangan.

Adapun, intensitas serangan pun juga meningkat. Setidaknya tim berjukuk 'Ayam Kinantan' itu mendapat empat peluang emas untuk menjebol gawang Persija.

Pelatih PSMS Djadjang Nurdjaman tetap memberikan apresiasi kepada anak asuhnya. Menurutnya, sebagai tim promosi ke Liga 1, bisa mencapai babak empat besar Piala Presiden 2018 merupakan prestasi tersendiri.

"Saya apresiasi perjuangan pemain kami. Sebagai tim promosi dengan persiapan dua-tiga minggu, kami dapat lolos semifinal adalah prestasi. Saya akan evaluasi tim karena masih banyak kekurangan," jelas Djajang.

Di final, Persija akan menghadapi pemenang laga semifinal lainnya antara Sriwijaya FC dan Bali United. Di leg pertama Minggu (11/2), kedua tim bermain imbang tanpa gol di kandang Sriwijaya FC, Stadion Jakabaring, Palembang.

Laga berat
Sementara itu, Bali United kembali harus menjalani laga berat saat harus menghadapi Yangon United di laga pembuka Grup G Piala AFC di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, malam ini. Walau hanya memiliki waktu sehari untuk isrirahat, 'Serdadu Tridatu', julukan Bali United, bertekad meraih poin di depan pendukung sendiri.

"Walaupun persiapan sangat mepet, saya mewakili rekan-rekan di Bali United tetap memiliki semangat puputan untuk meraih hasil maksimal besok," ujar bek Bali United, Agus Nova.

Pelatih Bali United Widodo C Putro senada dengan anak asuhnya tersebut. Mepetnya jadwal pertandingan membuat mantan pelatih Timnas Indonesia itu menyiapkan strategi rotasi pemain.

Hal ini membuat pemain utama seperti Ilija Spasojevic atau Stefano Lilipaly tidak menutup kemungkinan bakal diistirahatkan. Adapun, pemain-pemain lapis kedua seperti penyerang muda Hanis Saghara, Yabes Roni, atau Agus Nova dapat menjadi opsi pengganti.

Bali United menjadi tim unggulan dalam laga ini meskipun berstatus tim debutan dalam ajang Piala AFC. Namun, Widodo tidak ingin meremehkan calon lawannya tersebut. The Lions, julukan Yangon, sudah lima kali berpartisipasi di Piala AFC dan lolos dari fase grup pada 2014.

"Setiap tim mewakili negaranya adalah tim terbaik. Itu pula yang menjadi alasan mengapa kami tidak ingin meremehkan mereka. Di tim mereka ada beberapa nama pemain Timnas Myanmar. Itu juga yang kami waspadai," jelas Widodo. (FR/R-2)

Komentar