Internasional

Monyet Dibantai karena Demam Kuning

Senin, 12 February 2018 08:30 WIB Penulis:

AFP/CARL DE SOUZA

KETAKUTAN akan penyebaran demam kuning menjadi penyebab dibunuhnya ratusan monyet di kawasan Rio de Janeiro. Padahal, menurut pihak berwenang, hal itu malah mempersulit upaya mengatasi penyebaran virus itu.

Warga Rio yang menyangka monyet-monyet itu bisa menularkan demam kuning ke manusia disebut bertanggung jawab atas pembantaian binatang itu.

Pada 2018, sebanyak 238 monyet telah ditemukan mati di Negara Bagian Rio jika dibandingkan dengan sebanyak 602 sepanjang 2017.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 69% menunjukkan tanda-tanda kekerasan manusia, mayoritas dengan cara dipukuli serta diracun. Tahun lalu, proporsi monyet yang dibunuh manusia ialah 40%. Sisanya mati karena penyebab alami.

Angka kejadian demam kuning telah meningkat di sejumlah wilayah Brasil dan telah menyebabkan 25 kematian sepanjang 2018 di Negara Bagian Rio.

Pemerintah Brasil kini berencana melakukan program vaksinasi. Namun, pemerintah tidak memiliki jumlah vaksin yang memadai untuk seluruh warga negara.

Koordinator Pusat Kedokteran Hewan Rio Fabiana Lucena menyebut monyet-monyet telah menjadi korban kesalahpahaman manusia.

"Warga harus mengerti bahwa nyamuklah yang menyebarkan demam kuning. Monyet-monyet ini menjadi korban dan jika tidak ada lagi monyet, nyamuk akan menyerang manusia," ujar Lucena. (AFP/Hym/I-2)

Komentar